Kuliner

Selain Jadi Penyedap Masakan, Ada 5 Khasiat Bawang Bombai untuk Kesehatan Tubuh

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa bawang bombai adalah sumber vitamin C, senyawa sulfur, flavonoid, dan fitokimia yang sangat baik.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa bawang bombai adalah sumber vitamin C, senyawa sulfur, flavonoid, dan fitokimia yang sangat baik. 

Selain Jadi Penyedap Masakan, Ada 5 Khasiat Bawang Bombai untuk Kesehatan Tubuh

TRIBUNTRAVEL.COM - Bawang bombai merupakan salah satu bumbu dapur yang cukup populer di dunia.

Bahkan, hampir tidak mungkin menyiapkan hidangan tanpa menggunakan campuran bawang bombai.

Kendati demikian, kegunaan bawang bombai bukan hanya sekedar untuk penyedap rasa.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa bawang bombai adalah sumber vitamin C, senyawa sulfur, flavonoid, dan fitokimia yang sangat baik.

Menurut para ilmuwan, fitokimia adalah senyawa yang bereaksi dengan tubuh manusia untuk memicu reaksi yang sehat.

Sedangkan flavonoid telah terbukti membantu menurunkan risiko penyakit parkinson, penyakit kardiovaskular, dan stroke.

Melansir dari laman Pulse.ng, Kamis (12/11/2020), berikut ini 5 manfaat mengonsumsi bawang bombai bagi kesehatan.

1. Mengobati gangguan saluran kencing

Banyak praktisi medis akan menasihati mereka yang menderita sensasi terbakar saat buang air kecil untuk minum air yang direbus dengan 6 hingga 7 gram bawang bombai.

Itu karena racikan air yang direbus dengan bawang bombai dapat meredakan gejalanya.

2. Melawan kanker

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bawang bombai kaya akan berbagai sulfida, ini dikenal dapat memberikan perlindungan terhadap pertumbuhan tumor.

Bahkan menurut penelitian terbaru, mengonsumsi bawang bombai secara teratur dapat membantu mengurangi risiko beberapa jenis kanker.

Di antaranya adalah kanker kolorektal, kanker mulut, kanker laring, kanker perut, kanker kerongkongan, dan kanker ovarium.

Dianjurkan untuk mengonsumsi satu porsi bawang bombai setiap hari.

3. Bawang bombai dapat menurunkan kadar gula darah

Kadar gula darah tinggi (hiperglikemia) terjadi ketika gula darah (juga disebut glukosa) lebih tinggi dari yang dibutuhkan tubuh untuk berfungsi secara normal.

Kondisi ini diketahui dapat menyebabkan masalah baik secara langsung maupun jangka panjang.

tribunnews
Ilustrasi bawang bombai (Flickr/ Mike Mozart)

Namun, konsumsi bawang bombai secara teratur telah terbukti menurunkan kadar gula darah.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved