Kesehatan

Setelah Minum Obat, Hindari Empat Jenis Minuman Ini

Berikut ini beberapa jenis minuman yang sebaiknya dihindari ketika mengonsumsi obat-obatan

Editor: Geafry Necolsen
zoom-inlihat foto Setelah Minum Obat, Hindari Empat Jenis Minuman Ini
istimewa
Jus jeruk dan susu adalah kombinasi yang buruk bagi mereka yang dalam proses penyembuhan dengan terapi obat.

Setelah Minum Obat, Hindari Empat Jenis Minuman Ini

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - Mengonsumsi obat-obatan merupakan salah satu ritual wajib bagi sebagian orang ketika sedang sakit.

Bahkan, beberapa orang terpaksa melakukan aktivitas tersebut secara rutin karena faktor kesehatan atau anjuran dari dokter.

 Travelers, Jangan Minum Obat Tanpa Air Putih

 Mengapa Orang Cina Suka Kuliner Ekstreme? Ternyata Ada Sejarahnya

 Asik Liburan, Jangan Sampai Dehidrasi, Ini Tips-nya

Walau demikian, tidak semua orang bisa mengonsumsi obat secara sembarangan. Berikut ini beberapa jenis minuman yang sebaiknya dihindari ketika mengonsumsi obat-obatan:

1. Teh

Banyak orang yang menganggap teh adalah minuman yang cocok untuk diminum dalam kondisi apa pun. Tak sedikit juga orang yang menggunakan teh sebagai "penawar" setelah minum obat.

Menurut dokter spesialis gizi dari Mochtar Riady Comprehensive Cancer Center (MRCCC) Siloam Hospital, Jakarta Selatan, dr Inge Permadhi, SpGK, teh memiliki kandungan tein dan fitat dengan fungsi yang berbeda.

Tein dalam teh berfungsi untuk memberikan efek segar dan antioksidan. Adapun fitat berfungsi untuk menghambat mineral, terutama kalisum, zat besi, magnesium, dan zinc.

 Saat Liburan, Hindari Interaksi dengan Hewan, Virus Corona menyebar dari Satwa Liar

 Gunakan Aplikasi Indonesia Airport untuk Chek In dan Boarding Pass di Bandara

Semakin pekat teh, semakin banyak zat fitat yang ada dalam teh. Karena kandungan itu, menurut Inge, meminum teh secara bersamaan dengan mengonsumsi obat berpeluang untuk menurunkan manfaat obat-obat tertentu.

"Untuk jeda antara minum obat dan minum teh itu tergantung, boleh saja dijeda 1-2 jam," kata Inge.

2. Susu

Susu menjadi minuman favorit semua kalangan karena memiliki rasa yang enak dan kandungan gizi di dalamnya. Namun, susu juga memiliki potensi untuk menurunkan manfaat dari obat jika diminum secara bersamaan.

"Jadi mungkin beberapa antibiotik yang sebaiknya tidak diminum sembarangan, tetapi secara umum biasanya parasetamol," kata Inge.

Menurutnya, tak masalah jika kandungan obat larut dalam minuman teh atau susu karena kandungan obat tersebut akan mengalir dalam sirkulasi.

"Kalau larut juga enggak apa-apa. Kalau larut terus kemudian bisa masuk dalam sirkulasi malah cepat kan," katanya.

3. Jus jeruk

Meski kaya akan vitamin C, sebaiknya Anda harus berhati-hati ketika meminumnya secara bersamaan dengan obat.

Menurut Katherne Zaratsky, ahli gizi dari Mayo Clinic, jus jeruk atau produk jeruk lain dapat mengganggu kinerja beberapa obat tertentu karena kandungan bahan kimia tertentu di dalamnya.

Meski interaksi yang ditimbulkan cukup ringan, Zaratsky mengungkapkan ada beberapa kasus yang berdampak serius dan menyebabkan masalah kesehatan.

4. Kopi

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved