Kuliner

12 Manfaat Jengkol untuk Kesehatan, Salah Satunya Mencegah Cacat pada Bayi

Meskipun dapat menimbulkan bau yang tidak sedap, mengkonsumsi jengkol dapat memberikan banyak manfaat bagi tubuh.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Meskipun dapat menimbulkan bau yang tidak sedap, mengkonsumsi jengkol dapat memberikan banyak manfaat bagi tubuh. 

12 Manfaat Jengkol untuk Kesehatan, Salah Satunya Mencegah Cacat pada Bayi

TRIBUNKALTIM.CO -  12 manfaat jengkol bagi kesehatan tubuh, Mengatasi penyakit jantung hingga cegah cacat pada bayi.

Jengkol atau jering merupakan tanaman yang termasuk suku polong-polongan yang tumbuh di wilayah Asia Tenggara.

Meskipun dapat menimbulkan bau yang tidak sedap, mengkonsumsi jengkol dapat memberikan banyak manfaat bagi tubuh.

Seperti mencegah anemia.

Jengkol mengandung zat besi yang berperan mencegah serta mengatasi kurangnya produksi sel darah merah.

Berikut ini manfaat jengkol dilansir steemit.com:

Baca juga: Efek Samping Jika Makan Jengkol Berlebihan

Baca juga: Banyak yang Tidak Suka, Petai Ternyata Ampuh Melawan Bakteri & Menjaga Kesehatan Jantung

Bukan hanya sebagai lalapan, jengkol pun bisa dimasak menjadi berbagai macam masakan, seperti semur jengkol atau rendang jengkol.
Jengkol

1. Pembentukan jaringan tubuh

Kandungan protein yang tinggi dalam jengkol dapat membantu pembentukan jaringan dalam tubuh.

Kandungan protein dalam jengkol ternyata juga jauh lebih banyak dibandingkan dengan kandungan protein dalam kacang hijau dan kedelai.

2. Mencegah anemia

Jengkol juga kaya akan zat besi yang berperan untuk mencegah dan mengatasi kurangnya produksi sel darah merah dalam tubuh.

Kekurangan zat besi dapat menyebabkan produksi sel darah merah berkurang.

Dampaknya, pasokan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan oleh setiap sel dalam tubuh juga akan berkurang.

Tidak heran apabila seseorang yang kekurangan zat besi akan terlihat lemah.

Sementara itu, pada wanita yang sedang menstrurasi disarankan untuk memakan jengkol.

Sebab, banyaknya jumlah darah yang keluar saat menstrurasi dapat menyebabkan kekurangan zat besi.

3. Memperkuat tulang dan gigi

Selain zat besi dan protein, jengkol juga mengandung kalsium dan fosfor.

Seperti diketahui, dua zat tersebut sangat dibutuhkan tulang.

Kalsium dan fosfor dapat mencegah tulang rapuh (osteoporosis).

Sehingga sering mengonsumsi jengkol dengan porsi yang cukup bisa membuat tulang di tubuh menjadi lebih kuat.

4. Membasmi radikal bebas

Jengkol mengandung beberapa vitamin seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin C.

Vitamin A bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan dapat meningkatkan ketajaman indera penglihatan.

Vitamin A dan Vitamin C juga bertindak sebagai antioksidan.

Sementara itu, manfaat antioksidan, zat ampuh yang menangkal radikal bebas dapat mencegah penyebab kanker.

5. Mengatasi penyakit jantung koroner

Jengkol adalah makanan yang bersifat diuretik (pembuangan urin menjadi lancar).

Pembuangan air seni yang lancar sangat baik untuk penderita penyakit jantung.

6. Mengecilkan perut

Jengkol dapat membantu merampingkan perut yang buncit.

Kandungan serat yang tinggi dapat diluncurkan BAB sehingga secara tidak langsung membuat perut menjadi langsing.

Salah satu penyebab perut buncitnya seseorang adalah karena buang air besar tidak lancar dan tidak teratur.

7. Mencegah diabetes dan mengontrol kadar gula darah

Jengkol dapat mencegah diabetes dan mengontrol kadar gula darah karena memiliki zat yang tidak ditemukan dalam bahan makanan lainnya, yakni zat asam Jengkolat.

Asam Jengkolat ini membentuk kristal yang tidak larut dengan air.

Namun, sifat jengkol yang diuretik tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita kelainan ginjal.

Dikhawatirkan ginjal buah jengkol tidak akan bisa menyaring asam.

Akibatnya ginjal tidak mampu menyaring asam Jengkolat sehingga sulit buang air kecil.

8. Mengurangi penyempitan pembuluh darah

Pasien dengan penyakit jantung mengalami penyempitan pembuluh darah sehingga darah yang mengalir ke jantung menjadi lancar.

Jengkol memiliki kandungan mineral yang bisa melebarkan pembuluh darah yang menyempit dan mencegah pembuluh darah menyempit kembali.

Agar khasiat jengkol optimal, sebaiknya jangan memasak jengkol terlalu matang (matang).

9. Mengatasi sembelit pada wanita hamil

Kandungan serat dalam jengkol dapat mengatasi masalah sembelit pada wanita hamil yang sering mengalami sembelit.

Namun, pada wanita hamil tidak disarankan mengkonsumsi jengkol terlalu banyak.

10. Pertumbuhan tulang dan gigi pada janin masih dalam kandungan

Jengkol juga bermanfaat untuk pertumbuhan tulang dan gigi pada janin yang masih dalam kandungan.

Pertumbuhan tulang dan gigi bisa berjalan optimal berkat kandungan kalsium dan fosfor yang tinggi di jengkol.

11. Jengkol dapat menstabilkan organ-organ vital dalam tubuh

Jengkol mengandung asam folat dan vitamin B6.

Organ-organ penting dalam tubuh akan berfungsi dengan baik dan stabil ketika tubuh memenuhi kebutuhan asam folat dan vitamin B6.

12. Cegah cacat pada bayi

Kandungan asam folat pada jengkol juga bisa mencegah cacat bawaan pada bayi.

Editor: Geafry Necolsen

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved