Tips dan Trik

Informasi Penting Tentang Imunisasi, untuk Mencegah Penyakit Menular

Sayang, masih banyak anak Indonesia yang tidak mendapat imunisasi lengkap karena orangtuanya takut akan desas-desus berbagai mitos keliru di luar sana

Editor: Geafry Necolsen
Shutterstock
Bayi baru lahir. Sayang, masih banyak anak Indonesia yang tidak mendapat imunisasi lengkap karena orangtuanya takut akan desas-desus berbagai mitos keliru di luar sana 

Informasi Seputar Imunisasi, Penting untuk Mencegah Penyakit Menular

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - Apakah imunisasi anak Anda sudah lengkap? Ingat, imunisasi harus terus didapat si kecil semenjak ia baru lahir untuk mencegah risiko penularan penyakit berbahaya di kemudian hari.

Sayang, masih banyak anak Indonesia yang tidak mendapat imunisasi lengkap karena orangtuanya takut akan desas-desus berbagai mitos keliru di luar sana.

Kenapa imunisasi penting?

Setiap manusia pada dasarnya sudah memiliki sistem kekebalan sejak masih dalam kandungan untuk melindungi diri dari serangan penyakit. 

Baca juga: Penggunaan Sabun Tak Disarankan untuk Bayi Baru Lahir, Simak Tips Memandikan Bayi

Baca juga: Cara Memandikan Bayi Baru Lahir, Ini yang Harus Dipersiapkan

Baca juga: 5 Manfaat Mandi Air Dingin untuk Anak

Meski begitu, sistem imun bayi belum bekerja seoptimal dan sekuat sistem imun orang dewasa sehingga mereka akan lebih gampang sakit. Di sinilah peran imunisasi untuk menjaga kesehatan bayi segera sejak baru lahir.

Imunisasi adalah cara memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga kebal akan serangan kuman penyakit, baik itu bakteri, virus, jamur, parasit, dan lainnya. 

Nah dengan imunisasi, artinya Anda melindungi bayi Anda dari berbagai risiko penyakit di masa yang akan datang.

Setelahnya, sistem imun akan membentuk antibodi yang secara spesifik akan bekerja melawan jenis kuman tersebut.

Maka ketika suatu saat nanti ada kuman yang aktif masuk ke dalam tubuh anak, sistem imunnya akan siap membunuhnya dengan antibodi khusus tersebut. 

Hal inilah yang membantu anak terlindungi dari berbagai macam penyakit berbahaya.

Bagaimana jika bayi tidak imunisasi sama sekali?

Perlu dipahami bahwa vaksinasi memang tidak menjamin 100% efektif untuk mencegah penyakit. Namun, manfaatnya akan lebih besar dari risikonya. 

Jikapun anak tertular dan sakit, gejala yang dialami akan jauh lebih ringan dan mudah diobati ketimbang tidak diimunisasi sama sekali.

Jika tidak mendapat imunisasi, anak Anda akan lebih berisiko tertular dan mengalami sakit yang lebih parah. Jika anak tidak diimunisasi, mereka juga akan mempunyai risiko lebih tinggi untuk terkena komplikasi yang dapat menyebabkan kecacatan, bahkan kematian.

Ini karena tubuhnya tidak diperkuat dengan sistem pertahanan khusus yang bisa mendeteksi jenis-jenis penyakit berbahaya tertentu.

Tubuh tidak mengenali virus penyakit yang masuk sehingga tidak bisa melawannya. Hal ini akan membuat kuman penyakit semakin mudah berkembang biak dan menginfeksi tubuh anak.

Jika anak tidak diimunisasi sama sekali, anak akan berisiko terkena penyakit-penyakit yang telah disebutkan di atas, parahnya lagi penyakit tersebut bisa menyebabkan kematian pada anak.

Sistem kekebalan tubuh pada anak yang tidak diimunisasi tidak akan sekuat anak yang diimunisasi. Ini karena tubuh anak tidak mampu mengenali virus penyakit yang masuk ke tubuh sehingga tidak bisa melawannya.

Terlebih jika anak tidak diimunisasi kemudian jatuh sakit, ia dapat menularkannya ke orang lain sehingga membahayakan lingkungan sekitarnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved