Belanja

Hal Penting yang Harus Diperhatikan Ketika Membeli Makanan dan Minuman dalam Kemasan

Bagi konsumen, label pangan berperan sebagai bentuk edukasi yang membantu membuat keputusan apakah akan membeli produk makanan dan minuman tertentu.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Bagi konsumen, label pangan berperan sebagai bentuk edukasi yang membantu membuat keputusan apakah akan membeli produk makanan dan minuman tertentu. 

“Ada informasi di sana. Produsen memberikan informasi tentang kandungan produk sehingga konsumen tahu apakah produk yang ia konsumsi sehat dan sesuai dengan gizi yang mereka butuhkan,” paparnya.

Selain itu, bagi produsen, label pangan juga menciptakan perdagangan yang adil, jujur, serta bertanggung jawab sehingga dapat melindungi kesehatan konsumen.

Ilustrasi memilih makanan kemasan.
Getty Images via Healthline. memilih makanan kemasan.

Sementara bagi konsumen, label pangan berperan sebagai bentuk edukasi yang membantu membuat keputusan apakah akan membeli produk makanan dan minuman tertentu.

“Dengan membaca label pangan, konsumen akan terlindungi. Sebagai contoh, mereka bisa menghindari suatu bahan yang tidak cocok karena menimbulkan alergi. Bisa juga menurunkan prevalensi penyakit menular,” ungkap Sutanti.

Sesuai dengan Permenkes Nomor 30 tahun 2013 tentang anjuran konsumsi gula, garam, dan lemak dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, terdapat takaran batasan konsumsi per hari yang harus diperhatikan. Apabila per orang mengonsumsi lebih dari takaran anjuran yang disarankan, dikhawatirkan akan menimbulkan beberapa penyakit risiko penyakit tidak menular seperti jantung, diabetes, hipertensi, hingga stroke.

Oleh sebab itu, memperhatikan asupan gizi dalam makanan atau minuman kemasan sangat penting untuk menghindari penyakit tersebut.

Baca Juga: Selain Virus Corona, Hal Ini Juga Mengancam Kesehatan Manusia

Lebih lanjut, Sutanti menjelaskan bahwa label pangan harus memuat keterangan berikut: nama produk, daftar bahan baku yang digunakan, berat bersih atau isi bersih, nama dan alamat pihak yang memproduksi atau mengimpor, halal bagi yang dipersyaratkan, tanggal dan kode produksi, keterangan kedaluwarsa, nomor izin edar, asal usul bahan pangan tertentu.

Selain itu, informasi nilai gizi (ING) juga harus dicantumkan dengan detail. ING wajib memuat informasi terkait energi total, lemak total, lemak jenuh, protein, kabohidrat total, gula dan garam (natrium).

Sebagai konsumen, kita harus melihatnya dengan teliti dan disesuaikan dengan kebutuhan harian.

Untuk memudahkan, sebelum membeli produk makanan atau minuman, sebaiknya kita mengingat KLIK: yaitu mengecek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa.

Agar lebih yakin apakah produk yang kita beli aman atau tidak, sebaiknya mengeceknya melalui cekbpom.pom.go.id.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved