Belanja

Beli Baju Baru di Tengah Wabah Corona, Ini Tips Agar Aman

Mungkin baju Anda atau anak Anda robek, sudah tidak muat, terkena noda yang tak bisa hilang, atau tidak layak lagi digunakan.

Editor: Geafry Necolsen
Shutterstock
Membeli pakaian baru 

Beli Baju Baru di Tengah Wabah Corona, Ini Tips Agar Aman

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - Mungkin baju Anda atau anak Anda robek, sudah tidak muat, terkena noda yang tak bisa hilang, atau tidak layak lagi digunakan.

Mau tidak mau, ini saatnya untuk membeli baju baru. Namun ketika membeli baju baru, tak sedikit dari kita yang langsung mengenakannya tanpa di cuci terlebih dahulu.

Namun, amankah kita langsung memakai baju yang baru dibeli di toko?

Lindsey Bordone, M.D., dermatolog bersertifikat di Columbia University Medical Center, mengatakan bahwa sebaiknya baju baru dicuci dulu sebelum dikenakan.

Alasan pertama, potensi keberadaan kuman dari orang lain atau lingkungan yang melekat di baju yang kamu beli.

Baca juga: Cara Mencuci Masker Kain yang Benar, Menjaga Virus Tidak Menyebar

Baca juga: Ada Banyak Diskon di Mal dan Supermarket? Jangan Buru-buru Belanja, Pelajari Triknya

Ya, seperti yang kita tahu, baju-baju yang dijual di pertokoan tentu sudah beberapa kali dicoba oleh orang lain.

Kita tentu tak tahu kan, bagaimana kondisi kesehatan kulit orang lain?

Bukan tak mungkin kuman atau bakteri penyebab penyakit tertinggal di baju tersebut.

Kedua, pewarna dan bahan kimia yang digunakan pada beberapa pakaian dapat menyebabkan iritasi, jika kamu memiliki kulit yang sensitif.

Ilustrasi: pakaian kotor
Ilustrasi: pakaian kotor (Shutterstock)

Misalnya, formaldehida resin, jenis pengawet yang kadang-kadang digunakan pada baju untuk mencegah jamur dan mencegah kerut, dapat menyebabkan ruam.

Sebagian besar negara mengatur berapa banyak formalin yang boleh digunakan dalam pakaian.

Tetapi, studi tahun 2010 yang dilakukan oleh Government Accountability Office di AS menemukan, bahwa beberapa kain yang dijual di AS, mengandung zat kimia lebih dari yang diizinkan, menurut Wall Street Journal.

Kontak dengan formeldahyde dapat menyebabkan eksim jenis allergic contact dermatitis dan irritant contact dermatitis.

Mencuci baju yang baru dibeli juga bisa menyingkirkan pewarna, yang mungkin menyebabkan iritasi.

Dalam hal penularan kuman, Will Kirby, M.D., dermatolog bersertifikat di Hermosa Beach, California, mengatakan hal itu mungkin terjadi tapi kemungkinannya tipis.

Bakteri, virus, dan jamur, tidak benar-benar dapat "bertransportasi" pada pakaian, menurutnya. (*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved