Travel Tips

Tips Melindungi Bayi dari Gigitan Nyamuk Saat di Tempat Wisata

Salah satu cara yang paling efektif supaya si kecil terhindar dari gigitan nyamuk adalah meminimalisir area kulit yang terbuka.

Editor: Geafry Necolsen
HelloSehat
Salah satu cara yang paling efektif supaya si kecil terhindar dari gigitan nyamuk adalah meminimalisir area kulit yang terbuka. 

Tips Melindungi Bayi dari Gigitan Nyamuk Saat di Tempat Wisata

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - Ada kalanya saat traveling Anda harus membawa serta bayi atau anak balita. Nmaun di tempat liburan, kondisinya belum tentu sama dengan kondisi di rumah, terutama jika lingkungan sekitarnya banyak nyamuk.

Nyamuk adalah salah satu permasalahan di negara tropis seperti Indonesia. Menurut penelitian tercatat lebih dari 3000 spesies nyamuk beterbangan di muka bumi ini, baik di tempat yang beriklim panas maupun dingin.

Meskipun mampu hidup di kutub, sebagian besar nyamuk lebih suka hidup di daerah yang beriklim tropis dengan kelembaban tinggi seperti di Indonesia.

Jangan sepelekan serangga kecil ini, karena masalah nyamuk bukan hanya masalah bentol atau gatal setelah digigit namun nyamuk juga dapat menimbulkan berbagai macam penyakit yang sangat berbahaya.

Anda pasti sudah hafal penyakit seperti demam berdarah, malaria, atau chikungunya. Penyakit berbahaya ini disebabkan oleh salah satu spesies nyamuk dan nyamuk-nyamuk ini ada di negara kita.

Hampir semua orang khususnya para orang tua yang mempunyai anak bayi maupun balita, pasti menginginkan rumahnya terbebas dari nyamuk.

Anda pasti tidak ingin Anak Anda terjangkit penyakit yang berbahaya, bukan? Jangan khawatir, sebelum terlambat, Anda bisa membaca  4 tips melindungi bayi Anda dari gigitan nyamuk dari artikel berikut ini.

1. Menjaga kebersihan lingkungan rumah dan sekitar
Terdengar sepele memang, tapi hal ini sangat berdampak besar untuk Anda. Nyamuk biasa bertelur di air yang tidak mengalir, misalnya air di dalam ember, bak mandi, vas bunga, dan sebagainya.

Telur nyamuk biasanya menetas dalam waktu 7 hingga 10 hari. Karenanya, pastikan bunda mengganti air dalam bak mandi atau vas bunga sesering mungkin.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved