Tips dan Trik

7 Cara Masak Sehat, Kurangi Makanan yang Digoreng

Terlalu sering makan lauk gorengan berisiko tinggi bagi kesehatan. Lalu bagaimana cara memasak sehat namun tetap nikmat tanpa perlu menggoreng lauk?

Editor: Geafry Necolsen
net
Terlalu sering makan lauk gorengan berisiko tinggi bagi kesehatan. Lalu bagaimana cara memasak sehat namun tetap nikmat tanpa perlu menggoreng lauk? 

7 Cara Masak Sehat, Kurangi Makanan yang Digoreng

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - Anda mungkin merasa ada yang kurang kalau tidak makan nasi pakai sayur dan lauk gorengan.

Lauk-pauk yang digoreng memang lebih menggugah selera dan bisa menjadi pendamping sayur yang nikmat.

Akan tetapi, terlalu sering makan lauk gorengan berisiko tinggi bagi kesehatan. Lalu bagaimana cara memasak sehat namun tetap nikmat tanpa perlu menggoreng lauk?

Mengapa makanan yang digoreng berbahaya bagi kesehatan?

Sayur Goreng
Sayur Goreng (net)

Makanan yang digoreng mengandung kadar lemak dan kolesterol yang sangat tinggi. Sebenarnya kalau dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, makanan yang digoreng masih cukup aman.

Akan tetapi, kebanyakan orang bisa mengonsumsi gorengan hingga berkali-kali dalam sehari. Akibatnya, Anda berisiko terserang berbagai penyakit kronis di bawah ini.

Obesitas
Minyak goreng dengan kadar lemak tinggi diserap oleh lauk-pauk. Kandungan lemak dalam makanan pun jadi berlebihan.

Sebuah penelitian dalam jurnal Nutrition, Metabolism, and Cardiovascular Diseases menguak bahwa orang yang makan gorengan lebih dari empat kali seminggu lebih berisiko mengalami kelebihan berat badan atau obesitas dibandingkan orang yang hanya makan gorengan dua kali seminggu.

Stroke
Studi yang dilakukan tim ahli di University of Alabama, Birmingham membuktikan bahwa makan lauk gorengan enam kali seminggu bisa meningkatkan risiko stroke hinga 41%. Ini karena kadar kolesterol tinggi dalam makanan gorengan membuat Anda lebih rentan kena serangan stroke.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved