Traveling

6 Kebiasaan Buruk Pendaki yang Harus Kamu Hindari

Para pendaki gunung banyak yang masih melakukan hal buruk ketika mendaki. Kelakuan buruk itu mungkin tetap dilakukan karena keterbatasan ilmu atau et

Editor: Geafry Necolsen
Tribun Kaltim/M WIKAN H
Ilustrasi. Objek wisata alam Batu Dinding di Desa Bukit Merdeka, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. 

Bercanda dengan kawan mendaki memang merupakan aktivitas yang mengasyikkan dalam pendakian.

Selain agar semakin akrab, pendakian bisa jadi tidak terasa lelah jika diselingi dengan candaan bersama teman.

Namun, bersendau gurau dengan suara keras ketika berkemah pada malam hari, terutama jika ada tenda lain di sekitarnya.

Itu karena bisa jadi pendaki di tenda lain sedang beristirahat.

Tentu berisik di tenda saat malam hari bisa mengganggu pendaki lain yang sedang beristirahat untuk mengusir lelah.

Berisik bisa karena bercengkerama dan tertawa dengan suara keras, atau membunyikan musik dari smartphone keras-keras.

Selain itu, suara yang keras juga berpotensi mengganggu kehidupan satwa di gunung yang didaki.

4. Membuat api unggun

Banyak pengelola basecamp pendakian yang melarang pendaki gunung membuat api unggun atau perapian, khususnya ketika musim kemarau.

Hal itu karena perapian rawan membuat gunung mengalami kebakaran hutan dan lahan.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved