Travel Alert

Virus Corona Bisa Menempel di Buku Menu Restoran? 

buku menu makanan, khususnya dari bahan plastik dapat menularkan Covid-19. Ia menyarankan menggunakan buku menu sekali pakai.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Daftar menu makanan, khususnya yang terbuat atau terbungkus (laminasi) dari bahan plastik ternyata dapat menularkan virus corona 

Virus Corona Bisa Menempel di Buku Menu Restoran? 

TRIBUNTRAVEL.COM - Era new normal membuat kegiatan makan di restoran diperbolehkan, tetapi dengan syarat yang telah ditentukan oleh pemerintah.

Namun tak dipungkiri masih banyak orang yang memilih untuk tidak makan di restoran pada era new normal.

Ada beberapa hal yang ditakuti saat makan di tempat umum, seperti virus corona yang menular dari makanan atau alat makan bersama.

Professor and Chief of Infectious Disease di Department of Medicine of University, Buffalo, The State University of New York, Thomas A. Russo, menyebutkan buku menu makanan, khususnya dari bahan plastik dapat menularkan Covid-19. Ia menyarankan menggunakan buku menu sekali pakai.

tribunnews
Sendok (dreams.metroeve.com)

Virus harus masuk ke saluran pernafasan untuk menyebabkan infeksi dan tidak bisa masuk dari lambung atau saluran usus.

Virus corona juga sangat tidak stabil di lingkungan seperti benda mati.

Russo menyebutkan, dari penelitian diketahui bahwa virus corona kehilangan setengah konsentrasi virusnya kurang dari satu jam pada tembaga.

Virus corona juga kehilangan setengah konsentrasi virus setelah tiga setengah jam pada karton dan hanya di bawah tujuh jam pada plastik.

Jika makanan terkontaminasi virus corona selama persiapan, suhu memasak kemungkinan besar akan menonaktifkan banyak virus, meski ada kemungkinan tidak semua.

Penggunaan masker dan menjaga kebersihan tangan yang baik oleh para pembuat, penyusun, dan penyaji makanan harus dilakukan untuk mengurangi risiko kontaminasi makanan.

Lalu bagaimana dengan penggunaan alat makan bersama di restoran?

tribunnews
Seorang pengunjung tengah menikmati kuliner ala Jepang, Shabu-Shabu di Restoran Shabu Hachi, Bogor, Jawa Barat, Rabu (6/4/2017). Shabu Hachi yang membuka cabang terbarunya di Jalan Padjajaran No 75, Baranangsiang, Bogor Timur, Jawa Barat. (KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJO)

Russo menyebutkan pencucian piring, gelas, dan peralatan makan secara teratur dapat menonaktifkan virus.

Hal ini juga berlaku di serbet dan taplak meja.

Oleh karena itu kamu sebenarnya dapat menggunakan alat makan di restoran dengan aman dan tidak memerlukan alat makan sekali pakai.

Justru yang dipermasalahkan Russo adalah buku menu makanan, khususnya dari bahan plastik. Ia menyarankan menggunakan buku menu sekali pakai.

Meja juga harus rutin dibersihkan dan didesinfeksi setelah digunakan dan ditandai setelah disanitasi.

Saran Russo, bila kamu ragu, cucilah tangan dan gunakan hand sanitizer saat menyentuh barang di restoran.

Paling penting jangan menyentuh mulut, hidung, atau mata selama di restoran.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved