Traveling

Main HP Sebelum Tidur Bikin Mudah Sakit, Ini Penyebabnya

Di era teknologi modern seperti sekarang ini, rasanya wajar-wajar saja untuk pulang ke rumah untuk melepas penat setelah seharian beraktivitas dengan

Editor: Geafry Necolsen
Shutterstock
Di era teknologi modern seperti sekarang ini, rasanya wajar-wajar saja untuk pulang ke rumah untuk melepas penat setelah seharian beraktivitas dengan main HP sebelum tidur. 

Main HP Sebelum Tidur Bikin Mudah Sakit, Ini Penyebabnya

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - Di era teknologi modern seperti sekarang ini, rasanya wajar-wajar saja untuk pulang ke rumah untuk melepas penat setelah seharian beraktivitas dengan main HP sebelum tidur.

Bahkan sedang liburan, tidak jarang Anda begitu sulit melepas ketergantungan dari media sosial. untuk membaca tweet-tweet lucu atau melanjutkan episode terbaru serial TV favorit Anda di laptop.

Namun jika belakangan ini Anda jadi lebih sulit tidur malam, mungkin layar perangkat elektronik Anda yang harus disalahkan.

Pancaran sinar dari layar ponsel atau laptop sebelum tidur malam tak hanya dapat merusak pola tidur, namun juga dipercaya membahayakan kesehatan tubuh kita secara umum. Wah, kenapa ya?

Main HP sebelum tidur mengganggu kerja jam biologis tubuh

Setiap orang memiliki jam biologis tubuh (ritme sirkadian) yang berbeda, tapi pada umumnya sepanjang 24 jam dan 15 menit.

Ritme sirkadian dari orang-orang yang suka tidur larut malam akan lebih panjang, sedangkan ritme dari orang-orang yang rajin bangun pagi akan lebih pendek dari 24 jam.

Ritme sirkadian bekerja menanggapi perubahan cahaya terang dan gelap. Panjang gelombang cahaya yang berbeda memiliki efek yang berbeda pula pada produksi melatonin, hormon tidur.

Disebut demikian karena melatonin akan berada pada tingkat terendahnya pada siang hari, dan mulai dilepaskan dalam jumlah yang lebih banyak beberapa jam sebelum tidur.

Ini merupakan cara tubuh mengatakan, “Hei, ini waktunya kamu tidur” dan memuncak di tengah malam — di waktu yang paling gelap gulita saat Anda terlelap.

Begitu tubuh terkena sinar matahari pagi (cahaya alami), jam biologis tubuh akan mengulang kembali siklusnya dengan menghentikan produksi si hormon pembuat ngantuk ini.

Tubuh manusia ditemukan paling lemah terhadap spektrum cahaya biru, yang juga ditemukan dalam pancaran sinar dari layar perangkat elektronik.

Saat Anda menghabiskan waktu untuk main HP sebelum tidur, pancaran sinar terang dari ponsel meniru sifat cahaya alami matahari.

Akibatnya, jam biologis tubuh menganggap cahaya ini sebagai sinyal bahwa hari masih pagi, dan karena itu produksi melatonin jadi terganggu.

Singkatnya, berjam-jam main HP sebelum tidur malah bikin Anda tambah semangat sehingga Anda membutuhkan waktu yang lebih lama untuk akhirnya bisa terlelap.

Bahkan, setelah waktu tidur malam yang cukup sekalipun, orang-orang yang sibuk menatap layar HP sebelum tidur ditemukan lebih sulit bangun pagi dan lebih loyo serta mudah mengantuk sepanjang hari.

Perubahan pola tidur mengacak-acak sistem jam biologis tubuh, yang pada gilirannya membawa dampak merugikan pada kesehatan.

Ini karena jam biologis tubuh tidak hanya mengendalikan kewaspadaan dan kesiagaan alam sadar kita tapi juga mengatur “jam kerja” setiap organ dalam tubuh.

Dengan kata lain, faktor stres yang memengaruhi fungsi jam biologis tubuh kita, seperti pancaran sinar layar perangkat elektronik, dapat memiliki konsekuensi yang lebih serius dari yang kita duga.

Main HP sebelum tidur bikin Anda mudah jatuh sakit

 

Penelitian telah mengaitkan buruknya kualitas dan kuantitas tidur dengan penurunan kreativitas, menumpulnya kinerja atletik, kurang fokus, dan lebih rentan terhadap stres.

Gangguan ritme sirkadian akibat penurunan kadar melatonin dalam tubuh juga telah ditemukan terkait dengan faktor risiko penyebab obesitas, diabetes, penyakit jantung, serta beberapa jenis kanker, seperti kanker payudara dan kanker prostat.

Kurang tidur juga berhubungan dengan sejumlah penyakit lainnya. Misalnya, penelitian menunjukkan bahwa orang yang kurang tidur memiliki tingkat protein pemicu peradangan yang lebih tinggi dalam aliran darahnya daripada orang-orang yang tidur cukup.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved