Traveling

Simak Syarat dan Ketentuan jika Ingin Mendaki di Gunung Rinjani

Karena masih dalam masa pandemi, pendakian akan menerapkan protokol, syarat, dan ketentuan yang ketat.

Editor: Geafry Necolsen
Shutterstock
Karena masih dalam masa pandemi, pendakian akan menerapkan protokol, syarat, dan ketentuan yang ketat. 

Simak Syarat dan Ketentuan jika Ingin Mendaki di Gunung Rinjani

TRIBUNTRAVEL.COM - Wisata pendakian Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) telah dibuka dibuka kembali.

Pembukaan wisata pendakian itu akan menerapkan protokol kesehatan di era adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal.

 

Kepala BTNGR Dedy Asriady mengatakan, pembukaan pendakian ini sudah berdasarkan arahan Direktur Jenderal (Dirjen) Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE).

Selain itu, pembukaan pendakian ini juga hasil koordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTB.

Karena masih dalam masa pandemi, pendakian akan menerapkan protokol, syarat, dan ketentuan yang ketat.

Pendakian Gunung Rinjani akan dibuka dengan paket 2 hari 1 malam dan menerapkan kuota pendakian 30 persen dari kunjungan normal.

Untuk jalur pendakian yang dibuka yaitu Senaru dengan kuota 45 orang per hari, Sembalun 45 orang per hari, Aik Berik 30 orang per hari, dan Timbanuh 45 orang per hari.

Empat jalur pendakian ini sudah melalui tahap hasil analisis risiko dan bahaya, serta sudah siap menerima pendakian kembali.

Sementara itu, untuk jalur pendakian via Torean belum dapat dibuka pada 22 Agustus mendatang.

Tak sabar mendaki Gunung Rinjani? Kamu bisa segera melakukan pendaftaran.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved