Traveling

Masuk Daftar Hitam Pendakian Gunung Rinjani, Fiersa Besari Ini Penyebabnya

Fiersa membenarkan jika dirinya dan team Atap Negeri bisa diblacklist oleh BTNGR karena kesalahan pihaknya sendiri.

Editor: Geafry Necolsen
Tribunnews
Ilustrasi. Mendaki Gunung Rinjani. Meski tampak cukup populer dan digandrungi anak muda, mendaki gunung tidak bisa dianggap remeh. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) baru saja mengeluarkan daftar nama pendaki yang masuk blacklist pendakian Gunung Rinjani.

Satu nama yang masuk dalam daftar blacklist tersebut diantaranya musisi Fiersa Besari.

Menggapai hal tersebut, Fiersa pun memberikan klarifikasi melalui video yang diunggah di akun Instagramnya @fiersabesari.

 

Video itu ia unggah pada Selasa (3/11/2020) dengan durasi 4 menit 45 detik.

Dalam video itu, Fiersa membenarkan jika dirinya dan team Atap Negeri bisa diblacklist oleh BTNGR karena kesalahan pihaknya.

"Saya akan coba menjelaskan benar saya dan tim kami di blacklist dari Gunung Rinjani atas kesalahan kami sendiri" ucap Fiersa.

Ia dan team Atap Negeri diblacklist karena melakukan double booking.

"Kronologisnya adalah kami melakukan double booking, waktu itu tanggal 11 dan 12 Oktober juga 13 dan 14 Oktober. Karena sejauh ini Rinjani itu cuma boleh mendaki 2 hari 1 malam dan kuota pendakian itu cuma boleh 45 orang apa ya, kalau nggak salah pokoknya di bawah 100 orang" paparnya.

Saat pendakian pada tanggal 11 Oktober, Fiersa dan tim terkena badai yang cukup besar.

Ia dan tim tidak bisa turun karena keperluannya tiak hanya mendaki tetapi juga membuat video dokumenter.

Hingga pada akhirnya ia memutuskan untuk tinggal sampai badai selesai.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved