Belanja

Jangan Percaya Diskon, Ini 9 Rahasia Mal dan Supermarket yang Bikin Pembeli Makin Boros

Diskon dan voucher merupakan trik pusat perbelanjaan agar pembeli selalu memiliki keinginan untuk membeli barang.

Editor: Geafry Necolsen
Tribun Kaltim
Ilustrasi. Diskon dan voucher merupakan trik pusat perbelanjaan agar pembeli selalu memiliki keinginan untuk membeli barang. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Belanja di mal atau supermarket selalu menyenangkan saat ada diskon dan voucher.

Tentu saja diskon dan voucher ini akan membuatmu makin berkeinginan membeli barang ini dan itu.

Diskon dan voucher merupakan trik pusat perbelanjaan agar pembeli selalu memiliki keinginan untuk membeli barang.

Dilansir TribunTravel dari The Daily Meal, berikut 9 rahasia pusat perbelanjaan:

1. Diskon membuatmu ingin membeli lebih

Apa tujuan diskon dari suatu barang yang dijual di mal atau supermarket?

Ternyata bukan untuk menghemat.

Sebuah studi yang dilakukan Massachusetts Institute of Technology (MIT), membuktikan diskon merupakan salah satu cara paling efektif untuk mendorong pembelian, terlepas dari apakah harga jualnya murah atau tidak.
tribunnews
Ilustrasi diskon (freepik.com)

2. Troli yang besar membuatmu ingin membeli lebih

Keranjang belanja atau troli bukan hanya bertujuan untuk mempermudah pembeli saat berbelanja.

Lebih dari itu, troli juga akan membuatmu ingin membeli lebih.

Troli besar menyisakan ruang kosong yang perlu diisi dengan barang.

Pembeli akan terus menambahkan barang baru ke troli mereka, baik mereka membutuhkannya atau tidak.

3. Tujuan pemilihan warna

Pernahkah kamu bertanya, kenapa tulisan diskon selalu berwarna merah?

Menurut beberapa penelitian, warna merah, oranye, dan kuning akan merangsang indera penglihatan pembeli dan membuatnya datang ke toko.

tribunnews
Troli (thehindu.com)

4. Karyawan yang kasar justru membuatmu ingin membeli barang

Gerai barang-barang mewah seperti Louis Vuitton atau Yves Saint Laurent terkenal karena memiliki staf penjualan yang kasar, yang tidak akan memberikan waktu cukup lama pada pembeli untuk mencoba sepatu atau jam tangan.

Sebagian pembeli mungkin merasa enggan untuk kembali ke toko tersebut.

Namun banyak pembeli yang akhirnya terjebak dan ingin segera membawa pulang barang yang diinginkan.

5. Barang yang diinginkan biasanya diletakkan sejajar dengan mata

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved