Akomodasi

Dampak PSBB di Jakarta, Tamu Hotel Tak Bisa Nikmati Sejumlah Fasilitas Termasuk Kolam Renang

Satu di antara sektor yang boleh beroperasi seperti biasa adalah sektor perhotelan. Namun, ada beragam peraturan baru yang harus diperhatikan

Editor: Geafry Necolsen
Pegipegi
Satu di antara sektor yang boleh beroperasi seperti biasa adalah sektor perhotelan. Namun, ada beragam peraturan baru yang harus diperhatikan pihak hotel selama PSBB berlangsung. 

Namun, masa PSBB ini restoran hotel terpaksa tidak melayani makan di tempat.

"Makan di restoran kan kalau kemarin itu sudah boleh saat transisi, 50 persen kapasitasnya, sekarang sudah gak boleh lagi. Jadi take away semuanya," jelasnya.

Penutupan operasional restoran hotel dikarenakan fasilitas ini mampu menimbulkan kerumunan di area hotel

Adapun dalam Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2020 menuliskan, penanggung jawab hotel wajib bertanggung jawab terhadap kegiatan perhotelan, salah satunya meniadakan aktivitas dan atau menutup fasilitas layanan hotel yang dapat menciptakan kerumunan orang dalam area hotel.

Tak ada pesta dan rapat Kegiatan yang berpotensi menimbulkan keramaian atau kerumunan di hotel tidak dapat terlaksana selama PSBB ketat.

Kegiatan di hotel seperti pesta pernikahan, pesta ulang tahun dan lainnya tidak dapat terlaksana selama PSBB ketat.

Selain itu, hotel juga meniadakan aktivitas rapat atau meeting yang biasa diselenggarakan di hotel.

"Pesta juga belum bisa, meeting juga belum bisa. Akad nikah hanya akan ada di KUA atau KCS. Enggak boleh di hotel. Segala bentuk party enggak boleh," ungkapnya

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved