Akomodasi

Dampak PSBB di Jakarta, Tamu Hotel Tak Bisa Nikmati Sejumlah Fasilitas Termasuk Kolam Renang

Satu di antara sektor yang boleh beroperasi seperti biasa adalah sektor perhotelan. Namun, ada beragam peraturan baru yang harus diperhatikan

Editor: Geafry Necolsen
Pegipegi
Satu di antara sektor yang boleh beroperasi seperti biasa adalah sektor perhotelan. Namun, ada beragam peraturan baru yang harus diperhatikan pihak hotel selama PSBB berlangsung. 

Dampak PSBB di Jakarta, Tamu Hotel Tak Bisa Nikmati Sejumlah Fasilitas Termasuk Kolam Renang

TRIBUNTRAVEL.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat di Jakarta, mulai Senin (14/9/2020) lalu dan masih berlaku hingga kini.

Sejumlah sektor ada yang terpaksa ditutup dan ada pula diizinkan tetap beroperasi.

Satu di antara sektor yang boleh beroperasi seperti biasa adalah sektor perhotelan.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jakarta, Krisnadi mengatakan, ada sejumlah peraturan baru yang harus diperhatikan tamu ketika hendak menginap di hotel.

"Jadi, berenang enggak boleh, gym gak boleh. Lalu kalau makan di restoran waktu itu sudah boleh 50 persen, sekarang enggak boleh sama sekali, jadi take away gitu," kata Krisnadi saat dihubungi Kompas.com, Senin (14/9/2020).

Berdasarkan penjelasannya, berikut Kompas.com rangkum aturan baru menginap di hotel selama PSBB ketat.

Tak boleh berenang

Jika selama ini kolam renang hotel menjadi salah satu yang paling kamu cari ketika menginap di hotel, maka selama PSBB kamu tidak akan bisa menikmati fasilitas satu ini.

Pasalnya, menurut Krisnadi, semua fasilitas kolam renang yang ada di tiap hotel ditutup untuk umum.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved