Haji dan Umrah

Arab Saudi Buka Kembali Ibadah Umrah, Kapan Jemaah Indonesia Bisa ke Masjidil Haram?

Arab Saudi mengumumkan langkah-langkah baru untuk kembali menyelenggarakan ibadah umrah.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Warga Saudi dan warga asing akan diizinkan untuk melakukan ibadah umrah di Masjidil Haram dengan kapasitas 30 persen atau 6.000 orang per hari, 

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, M. Arfi Hatim mengatakan, regulasi menitikberatkan pada aspek kesehatan dan keselamatan jemaah.

"Beberapa yang sedang dibahas antara lain terkait penerapan protokol kesehatan, serta batasan usia dan ketentuan tentang penyakit bawaan atau penyerta," ujar Arfi.

"Termasuk juga aturan skema transportasi dan aspek pelayanan lainnya yang diberikan oleh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU)," lanjut dia.

Arfi mengatakan, pembahasan regulasi ibadah umrah ini melibatkan lintas kementerian dan lembaga terkait.

tribunnews
Kondisi Kabah setelah visa umrah ditangguhkan (ABDEL GHANI BASHIR/AFP)

Di antaranya Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Luar Negeri, Satgas Penanganan Covid-19, dan asosiasi PPIU.

Hingga saat ini, Kemenag masih menunggu perkembangan kebijakan dari Arab Saudi.

"Jika memang Indonesia diizinkan memberangkatkan jemaah, akan kita prioritaskan bagi mereka yang tertunda keberangkatannya sejak 27 Februari 2020," tutupnya.

Calon jemaah daftar melalui aplikasi

Dilansir TribunTravel dari Warta Kota, untuk bisa melakukan ibadah umrah, jemaah harus mendaftar melalui aplikasi Eatmarna, yang dirilis oleh Kementerian Haji dan Umrah pada 27 September 2020 lalu.

Pendaftaran secara daring ini merupakan bagian dari penerapan protokol kesehatan, yakni mengurangi kontak secara fisik.

Pendaftaran ini tanpa biaya alias gratis.

Kementerian Haji dan Umrah serta Kementerian Kesehatan Saudi telah membuat sistem, sehingga hasil kondisi kesehatan calon jemaah tercatat dalam sistem milik Kementerian Kesehatan, yang bernama Tawakkalna.

Tawakkalna terhubung dengan aplikasi Eatmarna, sehingga calon jemaah cukup memasukkan identitas saat mendaftar umrah.

Editor: Geafry Necolsen

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved