Tips dan Trik

Pandemi Covid-19, Lebih Aman Membuat Makanan Bayi, Berikut Cara Membuat dan Menyimpannya

Ketika bayi mulai mengenal makanan padat, saatnya orangtua berpikir tentang makanan yang harus diberikan pada anak.

Editor: Geafry Necolsen
Shutterstock
Ilustrasi. Makanan pendamping ASI untuk bayi. 

Pandemi Covid-19, Lebih Aman Membuat Makanan Bayi, Berikut Cara Membuat dan Menyimpannya

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - Pendemi virus corona telah merubah tatanan kehidupan manusia. Ada beberapa kebiasaan yang harus dirubah setelah pemerintah menerapkan new normal.

Salah satunya tata cara dalam memesan dan mengonsumsi makanan. Lalu bagaimana dengan mereka yang memiliki anak bayi di rumah?

Anda perlu menyiapkan makanan pendamping asi, untuk bayi yang sedang dalam masa pertumbuhan selama pandemi virus corona.

Ketika bayi mulai mengenal makanan padat, saatnya orangtua berpikir tentang makanan yang harus diberikan pada anak.

Ada berbagai macam pilihan sehat, termasuk makanan bayi organik ketimbang membeli makanan bayi yang instan.

Hasil Penelitian, Sebagian Besar Makanan Bayi Instan Mengandung Bahan Kimia Beracun

Banyak Foto dan Video Beredar, Benarkah Bayi Bisa Berenang Secara Alamiah?

Orangtua harus tahu persis apa saja yang masuk ke mulut bayi, biasanya memilih untuk membuat makanan bayi sendiri.

Dan ternyata, membuat makanan bayi tidak serumit kelihatannya!

Keuntungan membuat makanan bayi sendiri

Beberapa orangtua memiliki berbagai alasan mengapa mereka lebih memilih untuk membuat makanan bayi sendiri, umumnya karena:

  • Orangtua tahu persis apa yang dimakan bayinya
  • Makanan bayi buatan sendiri lebih ekonomis daripada makanan yang dijual di toko (meskipun beberapa orangtua berpendapat bahwa hal ini belum tentu benar)
  • Orangtua dapat memilih sendiri buah-buahan, sayuran, dan makanan lainnya untuk dijadikan lebih pure, dan tidak mengandalkan rasa yang disediakan oleh produsen makanan bayi. Anda tidak akan menemukan makanan bayi berbahan dasar melon atau alpukat dijual di supermarket
  • Bayi akan terbiasa mengonsumsi makanan yang dimakan anggota keluarga lain, tapi dalam bentuk pure.

Kekurangan makanan bayi buatan sendiri

Berikut adalah beberapa faktor yang membuat orangtua menyerah untuk membuat makanan bayi sendiri:

  • Waktu. Orang tua membutuhkan waktu untuk membuat dan menyiapkan banyak porsi kecil makanan bayi. Tentu saja menggunakan makanan yang sudah dikemas dapat menghemat banyak waktu.
  • Kenyamanan. Takaran makanan bayi yang dikemas pastinya sudah diukur dengan tepat, sehingga siap disajikan langsung.
  • Penyimpanan. Makanan bayi buatan sendiri dapat rusak lebih cepat. Selain itu, makanan bayi harus didinginkan sehingga dapat memenuhi lemari es, terlebih ketika Anda sudah membuat banyak porsi sebelumnya. Makanan bayi yang dikemas tidak perlu disimpan dalam lemari es, kecuali setelah dibuka.

Memilih untuk tidak membuat makanan bayi sendiri bukan berarti Anda mengabaikan bayi. “Makanan kemasan yang ditujukan untuk bayi aman untuk dikonsumsi,” kata Jennifer Shu, MD, seorang dokter anak di Atlanta sekaligus co-penulis Heading Home with Your Newborn: From Birth to Reality and Food Fights: Winning the Nutritional Challenges of Parenthood Armed with Insight, Humor, and a Bottle of Ketchup.

“Jika ibu benar-benar khawatir tentang apa yang bayi makan, tapi tidak punya cukup waktu untuk membuat makanan bayi sendiri, fokuskan saja perhatian ibu pada makanan yang akan mereka konsumsi di meja makan nanti,” kata Shu. “Anak tidak akan makan pure selamanya, bukan?”

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat makanan bayi

Shu berpendapat bahwa membuat makanan bayi tidak serumit kelihatannya, “Yang perlu disiapkan adalah penggiling makanan dan panci untuk mengukus.” Mengukus adalah cara terbaik untuk memasak bahan-bahan agar tidak hilang nutrisinya.

Ada berbagai jenis alat pembuat makanan bayi di pasaran, mulai dari produk Prancis serbaguna (mengukus, mencampur, memanaskan, mencairkan makanan) sampai alat pembuat makanan sederhana (menggiling dan menghancurkan makanan).

Tanpa membeli alat-alat ini pun, Anda tetap dapat membuat makanan bayi menggunakan alat penumbuk kentang atau blender yang ada di rumah. Yang terpenting, makanan anak tetap lembut dan tidak bergumpal.

Banyak juga buku-buku resep populer untuk membuat pure bayi, misalnya Blender Baby Food, Top 100 Bayi Purees, dan Petit Appetit Cookbook.

Buku ini dapat menjadi referensi menu sekaligus sebagai pengingat pentingnya nutrisi dalam makanan bayi. Namun serupa dengan alat pembuat makanan bayi, buku resep ini opsional.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved