Traveling

Maskapai Ini Buka Penerbangan Wisata, Terbang Keliling Kalimantan Selama 85 Menit

Selama 85 menit, penumpang akan diajak terbang berkeliling Pulau Kalimantan sambil disuguhi hidangan gourmet, dilaporkan Simple Flying.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Selama 85 menit, penumpang akan diajak terbang berkeliling Pulau Kalimantan sambil disuguhi hidangan gourmet, dilaporkan Simple Flying. 

Maskapai Ini Buka Penerbangan Wisata, Terbang Keliling Kalimantan Selama 85 Menit

TRIBUNTRAVEL.COM - Maskapai Royal Brunei Airlines membuka penerbangan wisata bertajuk 'Dine & Fly'.

Dalam penerbangan ini, Royal Brunei menggunakan Airbus A320neos.

Selama 85 menit, penumpang akan diajak terbang berkeliling Pulau Kalimantan sambil disuguhi hidangan gourmet, dilaporkan Simple Flying.

Selama penerbangan, kapten akan menunjukkan landmark menarik, termasuk Kota Kinabalu dan Labuan.

tribunnews
Jembatan Sultan Haji Omar Ali Saifuddien (bruneitourism.com)

Sebelum kembali ke Bandara Internasional Brunei, kapten akan menerbangan pesawat mengelilingi Jembatan Sultan Haji Omar Ali Saifuddien sepanjang 30 kilometer.

Melansir dari Simple Flying, jembatan tersebut dibuka pada 17 Maret 2020, menelan biaya 1,2 miliar dolar Brunei, dan kini menjadi jembatan terpanjang di Asia Tenggara.

Hidangan yang disajikan

Hidangan gourmet yang disajikan dalam penerbangan disiapkan oleh Royal Brunei Catering.

Lalu, menu apa saja yang bisa dinikmati penumpang?

Dilansir dari Simple Flying, Royal Brunei Airlines akan menyajikan menu nasi lemak khas Brunei dengan ayam goreng atau ayam masak kunyit kedayan dengan nasi.

Sementara untuk hidangan penutup akan disajikan gula sago melaka dan buah segar.

tribunnews
Gula sago melaka (ohbulan.com)

Ayam masak kunyit kedayan adalah ayam yang dimasak dengan kunyit, serai, dan kelapa.

Gula sago melaka yang akan disajikan sebagai dessert merupakan puding sagu yang terbuat dari gula aren.

Protokol kesehatan di pesawat

Dalam penerbangan wisata ini, Royal Brunei Airlines telah menyiapkan beberapa protokol kesehatan.

Salah satunya dengan mengosongkan kursi tengah.

"Pesawat kami juga dilengkapi dengan filter High-Efficiency Particulate Air (HEPA) yang bekerja dengan baik untuk membasmi kuman," ujar Direktur Keuangan Royal Brunei Airlines, Nurbahriah Eliza Binti Abdullah kepada media lokal Star.

Eliza memastikan, penerbangan wisata ini tidak akan mendarat di negara lain karena adanya pandemi Covid-19.

Ia menambahkan, penerbangan wisata ini menjadi momen tepat bagi penumpang yang akan merayakan momen spesial.

tribunnews
Royal Brunei Airlines (superadrianme.com)
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved