Destinasi Wisata

6 Tempat Wisata Jogja yang Udaranya Sejuk dan Dekat dengan Alam

Bisa membuat pikiran segar dan hati tenang, Berikut ini 6 tempat Wisata di Jogja yang udaranya sejuk

Editor: Geafry Necolsen
@explorejogja
Pantai Kesirat Gunungkidul 

6 Tempat Wisata Jogja yang Udaranya Sejuk dan Dekat dengan Alam

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - Bisa membuat pikiran segar dan hati tenang, Berikut ini 6 tempat Wisata di Jogja yang udaranya sejuk

Coba ingat-ingat, tempat Wisata di Jogja yang sudah traveler kunjungi?

Jika traveler cari rekomendasi tempat Wisata di Jogja untuk liburan akhir pekan, tidak ada salahnya mencoba ke tempat Wisata berudara sejuk agar pikiran lebih segar.

Namun, ini bukan sembarang hutan.

Tempat Wisata hutan ini sudah dikelola oleh kelompok sadar Wisata (pokdarwis), sehingga aman untuk dikunjungi.

Sudah penasaran hutan mana saja yang bisa traveler kunjungi serta memiliki udara segar?

Ini hasil rangkuman Tribunjogja.com.

1. Hutan Pinus Imogiri
Hutan Pinus Imogiri
Hutan Pinus Imogiri (instagram.com/explorejogja)

Di dengar dari namanya saja, wilayah hutan pinus tersebut sudah terbayang keindahannya.

Suara nyanyian dedaunan dan hembusan angin membuat traveler tak ingin meninggalkan lokasi ini. 

Traveler dapat mengunjungi berbagai macam tempat Wisata pinus seperti Pintu Langit Dharmo, Bukit Lintang dan masih banyak lainnya.

Hal ini dikarenakan, lokasinya yang berdekatan.

Namun, untuk spot foto yang ada di setiap tempat tentu berbeda-beda. Jika traveler cukup waktu untuk mengeliling semua spot foto gunakanlah sebaik-baiknya. 

Setiap lokasi Hutan Pinus traveler akan merogoh kocek senilai Rp 5000. Akan tetapi, jika ingin berfoto di spot-spot foto, traveler akan dikenakan biaya tambahan

2. Hutan Mangrove Jembatan Api-Api

Obyek Wisata Alam Hutan Mangrove Jembatan Api-Api
Obyek Wisata Alam Hutan Mangrove Jembatan Api-Api (Tribun Jogja/Hamim Thohari)

Tak hanya Bali yang punya hutan Mangrove. 

Hutan Mangrove di Kulon Progo juga berfungsi sebagai pemecah gelombang air laut. 

Hutan ini memiliki daya tarik Wisatawan. Sehingga warga berantusias menjadikan tempat Wisata

Adanya antusias warga membuat pemerintah melengkapi hutan tersebut dengan membuat jembatan api-api sebagai spot foto. 

Lokasi Wisata ini berada di Pasir Mendit, Jangkaran, Temon, Kulon Progo. 

 

3. Bukit Lintang Sewu, Dlingo, Bantul

Bukit Lintang Sewu.
Bukit Lintang Sewu. (tribunjogja/gilang satmaka)

Merupakan tempat Wisata yang berada di Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Bantul.

Berjarak sekitar 43 menit dari kota Yogyakarta menuju obyek Wisata tersebut. 

Rute yang tercepat dari kota Yoyakarta melalui Jl. Imogiri Barat-Dlingo atau Jl. Mangunan ke Mangunan.

Kemudian ambil arah ke Jl. Hutan Pinus Nganjir ke Jl. Dahromo di Karang Asem. 

Opsi rute ke dua, melalui Bukit Bintang kemudian dilanjutkan ke arah Jl. Patuk - Dlingo dan Dlingo - Mangunan. 

Lokasi Bukit Lintang Sewu tersebut jaraknya tak jauh dari Pintu Pengger, Pintu Langit Dharmo dan Pinus Puncak Becici. 

Di Bukit Lintang Sewu ini para pengunjung akan dikenakan biaya kurang lebih Rp 3000,-

Sesuai dengan namanya ‘Lintang’ menawarkan keindahan panorama bintang dan dimanjakan dengan gemerlap lampu kota.

Destinasi Wisata ini cocok menjadi jujugan di malam hari. 

Bagi yang suka berkemah, lokasi ini menjadi tempat yang tepat untuk menikmati malam dan matahari terbit.

Ketika musim libur, banyak pengunjung yang datang untuk berkemah, bersantai melepas penat sejenak dari hiru pikuk kota.

Jika ingin berkunjung ke Bukit Lintang Sewu, tribunjogja.com menyarankan berangkat siang hari agar menikmati matahari terbenam dan melihat bintang di malam hari.

4. Seribu Batu Songgo Langit

Seribu Batu Songgo Langit
Seribu Batu Songgo Langit (instagram.com/explore.bantul)

Obyek Wisata ini pernah menjadi lokasi syuting ‘Keluarga Tak Kasat Mata’ yang diperankan oleh Miller Khan dan Aura Kasih.

Seribu Batu Songgo Langit menawarkan Wisata edukasi bagi anak-anak dan keluarga.

Spot foto yang disugguhkan utamanya adalah rumah hobbit. 

Tak hanya itu disini pengunjung juga dapat membidikan kamera di area jembatan kayu yang menghubungan antara pepohonan seperti gardu pandang dan rumah pohon.

Pemainan yang menguji adrenaline punjuga tersedia di kawasan tersebut.

Suasana hutan terasa asri sehingga dapat membuat pengunjung rileks sejenak dari rutinitas.

5. Pintu Langit Dharomo, Nikmati Panorama Jogja dari Ketinggian

Panorama Alam dari Pintu Langit Dharomo
Panorama Alam dari Pintu Langit Dharomo (eksotisjogja/@kesiniaja)

Masih berada di kawasan hutan pinus, Pintu Langit Dharomo ini juga menjadi salah satu obyek Wisata yang banyak menarik perhatian Wisatawan. 

Pengunjung dapat mengabadikan momen di Pintu dan Piano yang berlatar belakang langit.

Oleh karena itu, objek Wisata ini diberi beri nama 'Pintu Langit Dharmo'.

Traveler dapat menikmati sore disini, sembari mengabadikan momen bersama sang senja.

Untuk jam buka lokasi ini Senin, Kamis dan Jumat pukul 08.00-23.00 WIB.

Sedangkan Selasa dan Rabu 08.00-22.00 WIB. Lalu untuk akhir pekan buka dari jam 07.00-24.00 WIB. 

6. Glamping De’Loano, Camping Elegan Bersama Keluarga 

Jika anda ingin berkemah sekaligus menikmati salju, perkemahan Glamping di Kaliurang menjadi pilihan yang tepat.
Jika anda ingin berkemah sekaligus menikmati salju, perkemahan Glamping di Kaliurang menjadi pilihan yang tepat. (istimewa)

Glamping De'Loano letaknya berada di Purworejo, destinasi Wisata ini dijamin tak akan mengecewakan untuk dinikmati bersama keluarga. 

Glamping De'Loano merupakan tempat berkemah yang lagi hangat-hangatnya di perbincangkan di media sosial.

Selain tempatnya yang unik, udara alam yang masih sejuk dapat di rasakan oleh para pengunjung.

Glamping sendiri merupakan singkatan dari kata glamour camping.

Ya, sesuai dengan namanya, tempat ini disediakan untuk siapa saja yang ingin berkemah dengan pemandangan indah dan dikamas sangat menarik dan tampak elegan. 

Selain itu, tempat tersebut juga dikelilingi pohon-pohon pinus dan tumbuhan hijau lainnya.

Sehingga para pengunjung dapat merasakan camping layaknya di film-film. 

Glamping De'Loano ini sudah dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap seperti glamp camp, home pod, karavan, toilet, restoran, area parkir hingga festival musik. 

Tempat tersebut cocok untuk mencari suasana yang berbeda ketika bosan dengan kehidupan kota.

Selain alam yang mendukung, Glamping De'Loano juga dikemas sebagai tempat ramah keluarga. 

De'Loano menyediakan 11 tenda, dimana satu tendanya dapat menampung 6 orang sekaligus.

Para tamu pun sudah mendapatkan fasilitas seperti di hotel yaitu tempat tidur, meja hingga listrik. 

Bagi pengunjung yang datang ke tempat ini tanpa menginap, tidak dikenakan biaya masuk.

Tarif menginap untuk di De'Loano kurang lebih Rp 600000,- untuk 6 orang dan Rp 200000 untuk 2 orang.

Para pengunjung yang menginap juga sudah disediakan makanan, minuman dan cemilan. 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved