Traveling

Pakar Perjalanan Ungkap Perubahan Besar dalam Dunia Penerbangan Akibat Pandemi Covid-19

Sergio Colella, President for Europe of SITA mengatakan jika industri penerbangan mengalami penurunan jumlah penumpang secara drastis tahun ini.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Sergio Colella, President for Europe of SITA mengatakan jika industri penerbangan mengalami penurunan jumlah penumpang secara drastis tahun ini. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pandemi virus corona (Covid-19) yang melanda berbagai negara membuat banyak sekali perubahan di dunia.

Dampak ini juga dirasakan oleh industri penerbangan, sehingga para turis harus merasakan perubahan yang besar saat terbang.

Lalu apa saja perubahan besar yang terjadi di dunia penerbangan?

Sergio Colella, President for Europe of SITA mengatakan jika industri penerbangan mengalami penurunan jumlah penumpang secara drastis tahun ini.

Ia menambahkan jika kemungkinan dibutuhkan waktu tiga atau empat tahun untuk kembali ke tingkat sebelum adanya pandemi Covid-19.

"Pandemi Covid-19 berdampak sekali ke ekonomi dan operasional penerbangan karena pesawat dilarang terbang serta ada negara yang membatasi jumlah kunjungan dari negara lain," kata Colella.

tribunnews
Ilustrasi antrian penumpang di bandara (Instagram/@dxb)

"Tapi kini masa pemulihan sedang berlangsung secara perlahan, meskipun permintaan minat terbang masih sedikit," terusnya.

Colella juga memperlihatkan analisis data SITA (untuk negara Eropa) yang dibandingkan dengan jumlah minggu pertama tahun ini.

Hasilnya ialah lintas udara secara global kini beroperasi 56% untuk penerbangan domestik dan 25% untuk penerbangan internasional pada akhir Agustus 2020.

Tidak hanya jumlah penumpang saja, pengalaman penumpang dalam penerbangan juga sangat berbeda.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved