Traveling

Biaya Rapid Test di 8 Bandara Ini Turun Harga jadi Rp 85 Ribu, Berikut Daftar Lokasinya

Biaya Rapid Test di 8 Bandara Ini Turun Harga jadi Rp 85 Ribu, Berikut Daftar Lokasinya

Editor: Geafry Necolsen
Tribun Kaltim
Ilustrasi. Pengecekkan dokumen uji swab bebas Covid-19 di bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. 

Biaya Rapid Test di 8 Bandara Ini Turun Harga jadi Rp 85 Ribu, Berikut Daftar Lokasinya

TRIBUNTRAVEL.COM - Biaya rapid test di delapan bandara yang dikelola Angkasa Pura Airports turun harga.

Diumumkan melalui laman resmi Angkasa Pura, biaya rapid test di delapan bandara menjadi Rp85.000.

Sebelumnya, harga rapid test dari sebelumnya berkisar antara Rp150.000 hingga Rp200.000.

Direktur Utama Angkasa Pura Airports, Faik Fahmi mengatakan penurunan biaya rapid test ini bertujuan untuk mengurangi beban biaya perjalanan udara.

Terdapat 8 bandara di Indonesia yang melakukan penurunan harga rapid test, mulai dari Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar hingga Bandara Sentani di Jayapura.

Berikut daftar delapan bandara di Indonesia yang melakukan penurunan biaya rapid test:

    1. Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.
    2. Bandara Juanda Surabaya.
    3. Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin.
    4. Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.
    5. Bandara Internasional Yogyakarta.
    6. Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang.
    7. Bandara Adi Soemarmo Solo.
    8. Bandara Sentani Jayapura.

Rapid test masih menjadi salah satu syarat kelengkapan dokumen untuk melakukan perjalanan udara.

Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Gugus Tugas Nomor 9 tahun 2020 yang juga dirujuk oleh Kementerian Perhubungan. 

Layanan rapid test di bandara Angkasa Pura Airports telah disediakan sejak akhir Juli lalu.

Layanan ini merupakan hasil kerja sama dengan berbagai klinik melalui kerja sama dengan salah satu anak perusahaan, Angkasa Pura Supports.

Angkasa Pura Airports senantiasa menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 di lokasi pelayanan rapid test di tiap bandara ini.

Para petugas diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan suhu tubuh sebelum bertugas, menggunakan alat pelindung diri (APD) yang terdiri dari face shield, masker, sarung tangan, dan baju pelindung.

Selain itu area layanan rapid test juga secara rutin dilakukan disinfeksi untuk memastikan kebersihannya.

Tidak hanya para petugas yang wajib menaati protokol kesehatan, begitu juga calon peserta rapid test.

Para calon peserta diwajibkan untuk mencuci tangan dan melakukan pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki area pemeriksaan.

Penggunaan masker dan penerapan physical distancing juga dilakukan di area ini. 

Selanjutnya calon peserta melakukan registrasi dengan membawa kartu identitas dan mengisi formulir yang sudah disediakan.

Setelah itu para peserta rapid test dapat melakukan pemeriksaan kesehatan dengan dokter dan pengambilan sampel darah.

Setelah selesai menjalani tes, para peserta diharap tetap berada di ruang tunggu sampai hasil rapid test keluar.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved