Kuliner

Konsumsi Telur Mentah, Sehat Atau Malah Berbahaya?

telur mentah juga bisa menimbulkan bahaya bagi kesehatan Anda. Perhatikan dulu tiga risiko utama makan telur mentah berikut ini.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Berbagai jenis olahan telur 

Konsumsi Telur Mentah, Sehat Atau Malah Berbahaya?

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - Telur adalah salah satu bahan pangan yang paling banyak ditemui sehari-hari. Karena sifatnya yang serba guna, hampir setiap masakan yang Anda konsumsi mengandung telur.

Beberapa orang bahkan rutin menambahkan telur ke dalam minuman untuk mendapatkan protein tambahan. Sering kali, telur dikonsumsi dalam keadaan mentah.

Telur mentah bisa Anda temukan antara lain dalam minuman, krim pada kue, mayonaise, dan saus untuk salad. Meskipun sudah banyak orang yang minum atau makan telur mentah, bukan berarti Anda bisa sembarangan mengonsumsinya.

Pasalnya, telur mentah juga bisa menimbulkan bahaya bagi kesehatan Anda. Perhatikan dulu tiga risiko utama makan telur mentah berikut ini.

Apa manfaat makan telur mentah?

Untuk memasak kue, saus, atau krim, telur mentah diperlukan sebagai pengikat adonan. Telur juga bisa membuat adonan jadi lebih lembut, kental, dan mengembang.

Namun, adonan tertentu memang tidak akan dimasak atau dipanaskan lagi sehingga telur yang sudah dicampur dalam adonan tersebut tetap mentah ketika disajikan.

Berbagai jenis minuman juga disajikan dengan campuran telur mentah, misalnya susu dengan campuran telur mentah, madu, dan jahe.

Banyak binaragawan juga minum telur mentah yang dicampur dalam protein shake mereka. Minum telur mentah dipercaya bisa membantu laki-laki mendapatkan bentuk badan yang ideal serta menambah stamina.

Tak seperti telur yang sudah dimasak sampai matang atau setengah matang, telur mentah menawarkan berbagai nutrisi penting seperti vitamin, mineral, lemak baik, dan antioksidan yang maksimal.

Dalam keadaan mentah, nutrisi-nutrisi tersebut kadarnya lebih tinggi. Memanaskan dan memasak telur berisiko mengurangi kadar vitamin A, B5, dan kalium.

Inilah yang memancing banyak orang untuk minum atau makan telur mentah.

Makan telur mentah, proteinnya tidak diserap maksimal

Banyak orang percaya bahwa telur mentah bisa meningkatkan kadar protein Anda lebih cepat daripada telur matang.

Pada kenyataannya, makan telur mentah ternyata bukan jawaban yang tepat bagi Anda yang ingin menambah asupan protein.

Sebuah penelitian dalam International Journal of Food Sciences and Nutrition tahun 2004 menguak bahwa manusia justru menyerap protein lebih banyak dari telur yang sudah matang.

Dalam keadaan mentah, protein yang bisa diserap dalam tubuh hanya sebesar 50%. Sementara kalau telur sudah matang, protein yang diserap tubuh bisa mencapai 90%.

Penemuan yang serupa juga dibuktikan oleh American Institute of Nutrition dalam The Journal of Nutrition. Jadi, meskipun telur adalah sumber protein yang kaya, memasaknya sampai matang adalah cara terbaik untuk mendapatkan protein yang maksimal.

Putih telur mentah mengganggu penyerapan biotin

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved