Traveling

Persyaratan Baru, untuk Penumpang Garuda Indonesia Rute Domestik

mencegah perkembangan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Garuda Indonesia berkomitmen dalam menjalankan sejumlah protokol yang berlaku

Editor: Geafry Necolsen
Tribunnews
Untuk mencegah perkembangan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Garuda Indonesia memberlakukan sejumlah protokol yang berlaku 

Persyaratan Baru, untuk Penumpang Garuda Indonesia Rute Domestik

TRIBUNTRAVEL.COM - Persyaratan bagi penumpang maskapai Garuda Indonesia untuk penerbangan dengan rute domestik yang berlaku mulai hari ini, Selasa (1/9/2020).

Sebagai wujud dukungan kepada Pemerintah dalam mencegah perkembangan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Garuda Indonesia berkomitmen dalam menjalankan sejumlah protokol yang berlaku.

Termasuk menerapkan persyaratan khusus bagi penumpang selama pandemi Covid-19.

Dilansir TribunTravel dari laman resmi Garuda Indonesia, Selasa (1/9/2020), berikut persyaratan penumpang Garuda Indonesia untuk rute domestik.

Persyaratan Penumpang Garuda Indonesia Rute Domestik

1. Dari atau Menuju Jakarta

  • Membawa Surat Kesehatan dengan hasil tes Rapid non-reaktif atau PCR/ Swab negatif.
  • Wajib mengisi Corona Likelihood Metric (CLM) yang dapat diakses di:

Masyarakat umum:
- RSUP Prof. DR. R. D Kandou Manado
- RSU Siloam Hospitals Manado
- Laboratorium Klinik Prodia Manado

- RS Al-Fatah
- RS Sumber Hidup (GPM)
- RS Bhakti Rahayu
- RS Hative (Otto Kwik)
- Laboratorium Klinik Prodia
- Klinik Kimia Farma

7. Dari atau Menuju Jayapura

  • Membawa Surat Kesehatan dengan hasil tes PCR/Swab negatif.
  • Ke Papua:

- KTP/Identitas Non-Papua: wajib menyertakan surat tidak akan kembali ke Papua dalam waktu 1 tahun ke depan (Bagi KTP Papua/Domisili Papua/Bekerja di Papua tidak diberlakukan aturan tersebut)

8. Menuju Timika

  • Membawa Surat Kesehatan dengan hasil tes Rapid non-reaktif atau PCR/ Swab negatif.
  • Bila Penumpang tidak membawa Surat Kesehatan Bebas COVID-19 yang sesuai (surat telah selesai masa berlakunya / ditandatangani oleh Dokter Umum tanpa mencantumkan Nomor Surat Ijin Praktek (SIP) atau NIP bagi Dokter Pemerintah / Penumpang memiliki riwayat gejala COVID-19 (demam/batuk/pilek) selama 14 hari terakhir), maka setibanya di Kabupaten Mimika wajib menjalani tes Rapid ulang sesuai ketentuan otoritas setempat atas biaya sendiri.
  • Bila hasil dinyatakan reaktif, maka akan diisolasi di tempat yang telah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Timika dan dijadwalkan melakukan tes Swab/PCR atas biaya sendiri, bila dinyatakan positif COVID-19 maka biaya perawatan menjadi tanggung jawab Pemerintah.

9. Dari atau Menuju Merauke

  • Membawa Surat Kesehatan dengan hasil tes Rapid non-reaktif atau PCR/ Swab negatif.
  • Surat pengantar instansi bagi yang melakukan perjalanan dinas.
  • Wajib dilengkapi dengan Surat Izin Keluar Masuk Merauke.

10. Dari atau Menuju Biak

  • Membawa Surat Kesehatan dengan hasil tes PCR/Swab negatif.
  • Ke Biak:

- RS TNI AL
- RS TNI AU
- Poliklinik Polres Biak Numfor
- Fasilitas Kesehatan Bandara Frans Kaisiepo Biak

11. Tujuan akhir selain Jakarta, Denpasar, Gorontalo, Ambon, Jayapura, Timika, Merauke, Biak

  • Membawa Surat Kesehatan dengan hasil tes Rapid non-reaktif atau PCR/ Swab negatif.
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved