Virus Corona

Google Rilis Data 131 Negara, Jumlah Orang Bepergian di Seluruh Dunia Turun Drastis

Data yang dikumpulkan perusahaan raksasa teknologi dunia ini diterbitkan secara online dan dibandingkan dengan kondisi sebelum virus corona menyebar.

Editor: Geafry Necolsen
GOOGLE
Google mengumpulkan data dari perangkat pengguna untuk mengungkap kondisi berbagai negara saat wabah virus corona. 

Google Rilis Data 131 Negara, Jumlah Orang Bepergian di Seluruh Dunia Turun Drastis

TRIBUNKALTIM.CO - Google mengumpulkan data dari perangkat pengguna untuk mengungkap kondisi berbagai negara saat wabah virus corona.

Data yang dikumpulkan perusahaan raksasa teknologi dunia ini diterbitkan secara online dan dibandingkan dengan kondisi sebelum virus corona menyebar ke seluruh dunia.

Berikut Traveler bisa melihat data yang dikumpulkan Google di sini : COVID-19 Community Mobility Reports

Sayangnya, saat ini data dari China tidak tersedia karena ada larangan pemerintah kepada Google.

Diketahui ada lebih dari satu juta kasus infeksi virus corona dan lebih dari 50 ribu orang meninggal di China.

wilayah lain di luar China dengan angka penularan tinggi di antaranya Spanyol, Italy dan New York mengalami penurunan drastis dalam mobilitas publik.

Pusat berbelanjaan dan rekreasi di Lombardy, wilayah yang terkena dampak virus corona di Italia Utara, anjlok hingga 95 persen.

Sementara perjalanan orang ke taman di Madrid berkurang hingga 92 persen.

London dan New York, yang menjadi pusat keramaian dunia, juga mengalami jumlah penurunan signifikan orang-orang yang bepergian.

tribunnews
Landmark tersibuk di London sepi setelah lockdown akibat virus corona

Data Google mengungkapkan penurunan 80 persen dalam perjalanan transit di London.

Demikian pula yang terjadi pada warga New York yang bepergian ke toko ritel turun 32 persen.

Halaman selanjutnya

Analisis Google terhadap data lokasi dari ...

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved