Travel Alert

Kasus Penumpang Positif Covid-19 Terulang, Seberapa Aman Naik Pesawat Saat Pandemi?

Kasus penumpang pesawat yang positif covid-19 di Indonesia terulang kembali, belum lama ini penumpang pesawat Batik Air juga kedapatan positif covid

Editor: Geafry Necolsen
Tribun Kaltim
Kasus penumpang pesawat yang positif covid-19 di Indonesia terulang kembali, belum lama ini penumpang pesawat Batik Air juga kedapatan positif covid. 

Namun, aliran udara itu dapat terganggu oleh penumpang yang meninggalkan kursi atau awak kabin yang bergerak sehingga mengubah jalur partikel udara yang ada.

Sementara itu, Konsultan Virologi di Leicester Royal Infimary Dr Julian Tang, mengatakan, filter HEPA tak dapat menangkap semua tetesan covid-19 sebelum dihirup.

"Filtrasi hanya bekerja pada aliran udara massal. Sebagian besar transmisi selama perjalanan Pesawat akan menjadi percakapan tatap muka jarak pendek," kata Dr Julian.

"Transmisi aerosol jarak dekat adalah apa yang Anda harus khawatirkan di Pesawat, kereta api atau bus. Ini adalah risiko terbesar," tambah dia.

Meski berada jauh dari penumpang yang terinfeksi, risiko infeksi tak hilang begitu saja.

Sebab, covid-19 dapat bertahan di udara dalam waktu tertentu, tergantung pada berbagai faktor.

Menurut dia, beberapa tetesan yang lebih kecil bahkan bisa menyebar hingga 16 meter.

Dr Julian dan tim, menyebutkan, ada banyak bukti penularan melalui udara pada penyakit menular seperti covid-19, MERS, dan SARS.

Meski demikian, Domunt percaya bahwa tindakan pencegahan sederhana, seperti memakai masker, akan meminimalkan risiko penularan.

Sumber: Tribun Kaltim

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved