Travel Alert

Jangan Lepas Masker Saat Traveling, Selain Masalah Kesehatan, Juga Terancam Sanksi dan Denda

sejumlah daerah kini telah memberlakukan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Mereka yang kedapatan melanggar protokol kesehatan dikenai sanksi

Editor: Geafry Necolsen
Tribun Jatim / Surya
Pengunjung mengenakan face shield atau alat pelindung wajah saat berbelanja di Plaza Marina Surabaya, Rabu (3/6/2020). 

Jangan Lepas Masker Saat Traveling, Selain Masalah Kesehatan, Juga Terancam Sanksi dan Denda

TRIBUNKALTIM.CO - Jika hendak traveling, ada baiknya lebih berhati-hati, terapkan protokol kesehatan secara ketat pada diri sendiri.

Pasalnya, sejumlah daerah kini telah memberlakukan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Mereka yang kedapatan melanggar protokol kesehatan dikenai sanksi dan denda.

• Protokol Kesehatan di Kota Balikpapan Diterapkan, Melanggar Siap-siap Kena Denda atau Sanksi

Tak Pakai Masker Bakal Disanksi Tegas, Seluruh Daerah Diminta Buat Perda

Selain itu, 239 ilmuwan menemukan fakta baru terkait cara penularan Virus Corona penyebab covid-19.

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyebut Virus Corona hanya menyebar melalui percikan droplet.

Sebanyak 239 ilmuwan dari 32 negara berbeda mengklaim bahwa Virus Corona mampu menular secara airbone.

Airbone atau airbone disease adalah penyakit yang menular atau menyebar melalui udara.

Sehingga seseorang bisa terinfeksi virus tersebut hanya karena menghirup udara yang tercemar patogen.

Melalui surat terbuka, ke-239 ilmuwan ini menjabarkan bukti yang menunjukkan bahwa partikel virus yang lebih kecil bisa menginfeksi manusia.

Mereka menghimbau Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk merevisi klaim penularan covid-19 via droplet.

Sumber: Tribun Kaltim

Halaman selanjutnya

Rencananya para pakar atau ilmuwan ini ...

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved