Life Style

Jenis Olahraga yang Cocok untuk Optimalkan Kesehatan Otak

Meskipun tidak ada jam yang spesifik untuk berolahraga, tapi konsistensi merupakan hal kunci bagi rutinitas setiap individu.

Editor: Geafry Necolsen
net
Meskipun tidak ada jam yang spesifik untuk berolahraga, tapi konsistensi merupakan hal kunci bagi rutinitas setiap individu. 

Jenis Olahraga yang Cocok untuk Optimalkan Kesehatan Otak

TRIBUNKALTIM.CO  Dalam laman mindbodygreen, ahli saraf, Ilene Ruhoy, M.D, Ph. D, membagikan kapan dan bagaimana melakukan olahraga yang maksimal untuk kesehatan otak.

Meskipun tidak ada jam yang spesifik untuk berolahraga, tapi konsistensi merupakan hal kunci bagi rutinitas setiap individu.

“Jika Anda nyaman berolahraga di pagi hari, maka lakukanlah. Begitu pula jika lebih suka latihan fisik di sore hari,” ungkap Ruhoy.

Menurutnya, yang paling penting adalah mencari waktu olahraga yang tepat kemudian berkomitmen dengan jadwal tersebut.

“Otak kita merupakan organ sirkadian. Artinya, ia berkembang dengan baik sesuai ritme sirkadian itu,” jelas Ruhoy.

Serupa dengan waktu berolahraga, memilih jenis latihan fisik juga bergantung pada setiap orang. Kuncinya adalah bergerak setiap hari.

Meski begitu, Ruhoy merekomendasikan beberapa jenis olahraga yang bisa dilakukan demi mengoptimalkan otak.

“Tidak perlu mendaki Gunung Everest. Saya sering menyarankan untuk berjalan kaki setiap hari. Lakukan jika memang itu cocok Anda,” kata Ruhoy.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa alam memperbaiki gangguan mood, mengurangi kecemasan dan depresi, bahkan menjernihkan pikiran.

Jika berolahraga di luar ruangan terasa sulit, Ruhoy menyarankan untuk melakukan yoga.

Latihan meditasi atau yoga dapat berfungsi sebagai jeda dari stres atau hipereksitabilitas yang mungkin menumpuk di sistem saraf pusat.

Sementara itu, untuk pasien dengan gangguan neurodegeneratif, Ruhoy merekomendasikan tai chi.

Tai chi tidak hanya meningkatkan keseimbangan pada orang dengan penyakit seperti Alzheimer dan demensia, tetapi itu juga membantu mereka mengenali diagnosisnya.

Pada akhirnya, Ruhoy mengingatkan, ketika berbicara tentang olahraga, detail waktu dan jenis olahraga bergantung pada preferensi pribadi.

Menurutnya, memprioritaskan aktivitas fisik apa pun, di waktu yang sama setiap hari, dapat mendukung kesehatan otak.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved