Life Style

Benarkah WHO Tak Sarankan Masker Universal untuk Cegah Covid-19?

Pernyataan dalam bentuk softfile foto ini menjadi viral seketika, dan seolah menggiring opini publik tentang masker universal.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Transportasi umum 

Benarkah WHO Tak Sarankan Masker Universal untuk Cegah Covid-19?

TRIBUNKALTIM.CO - Beredar foto pernyataan tentang informasi bahwa Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) tidak menyarankan penggunaan masker universal non-medis untuk mencegah Covid-19.

Dalam sebuah foto mencantumkan beberapa potongan pernyataan tentang ketidakefektifan masker non-medis, seperti masker kain dalam melindungi seseorang dari paparan virus corona baru.

Lampiran pernyataan tersebut juga mencantumkan WHO dengan judul Covid Peer-Reviewed Research yang dikeluarkan pada 5 Juni 2020 lalu.

Pernyataan dalam bentuk softfile foto ini menjadi viral seketika, dan seolah menggiring opini publik tentang masker universal.

Lantas, benarkah WHO tak menyarankan masker universal digunakan untuk mencegah penyebaran Covid-19?

WHO sendiri pada 5 Juni 2020 telah memperbarui petunjuk tentang saran penggunaan masker untuk menanggulangi Covid-19.

Dalam situs resmi organisasi kesehatan PBB ini pembaruan petunjuk penggunaan masker menekankan pada siapa yang harus memakai masker selama pandemi COvid-19 dan di mana masker harus dikenakan.

Melansir pemberitaan Vox, Sabtu (6/6/2020) lalu, WHO menegaskan masyarakat umum harus mengenakan masker kain di ruang publik di mana jarak fisik (physical distancing) tidak memungkinkan.

Panduan baru WHO merekomendasikan agar masyarakat umum memakai masker kain yang terbuat setidaknya dari tiga lapis kain saat berada di transportasi umum, toko atau lingkungan keramaian.

Orang lanjut usia di atas 60 tahun atau dengan kondisi dengan penyakit penyerta (komorbit) juga harus mengenakan masker medis di daerah di mana ada potensi penularan virus corona yang besar dan jarak fisik yang tidak memungkinkan.

Selain itu, pekerja dalam pengaturan klinis juga diharuskan memakai masker medis di daerah dengan penularan yang luas.

Penggunaan masker universal di seluruh dunia Pembaruan itu direkomendasikan WHO pada 6 Juni lalu, menekankan poin terkait penggunaan masker saat merawat orang dengan Covid-19 atau jika Anda batuk atau bersin.

Selanjutnya ini menjadi menjadi saran penting bagi negara-negara di seluruh dunia yang memerangi virus corona, SARS-CoV-2.

Terutama ditekankan penggunaan masker di Amerika Selatan, Timur Tengah dan Afrika, di mana saat itu, negara-negara ini tingkat penularan Covid-19 semakin cepat.

Pada 3 Juni lalu, ahli epidemiologi penyakit menular dan direktur eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO, Michael Ryan mengatakan WHO masih meyakini bahwa sebaiknya masker digunakan untuk tujuan pengendalian sumber penyebaran virus.

Dengan kata lain, untuk orang-orang yang mungkin menularkan, sehingga bisa mengurangi kemungkinan mereka menulari orang lain.

Sebelumnya, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghbreyesus memberikan beberapa peringatan sebagai bagian dari pengumuman tersebut.

Tedros mengatakan masker juga menciptakan rasa aman yang palsu, membuat orang mengabaikan tindakan, seperti kebersihan tangan dan jarak fisik.

"Saya tidak bisa mengatakan ini dengan cukup jelas. Masker saja tidak akan melindungi Anda dari Covid-19," jelas Tedros.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved