Traveling

Persyaratan Terbaru yang Wajib Dilengkapi Penumpang Pesawat Garuda Indonesia

Garuda Indonesia menerapkan persyaratan baru yang wajib dipenuhi penumpang selama pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Editor: Geafry Necolsen
Dok. Humas Kementerian Pariwisata
Maskapai Garuda Indonesia 

Persyaratan Terbaru yang Wajib Dilengkapi Penumpang Pesawat Garuda Indonesia

TRIBUNKALTIM.CO - Ini syarat terbaru yang wajib dilengkapi oleh penumpang saat naik Pesawat Garuda Indonesia 

Garuda Indonesia menerapkan persyaratan baru yang wajib dipenuhi penumpang selama pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Persyaratan ini sesuai SE Nomor 9 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman dari Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

Dirangkum TribunTravel dari laman pegipegi.com, Senin (3/8/2020), berikut ini syarat yang wajib dipenuhi bagi penumpang Garuda Indonesia:

1. Penumpang wajib tiba 4 jam sebelum jadwal keberangkatan.

2. Menunjukkan identitas diri (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah).

3. Untuk perjalanan domestik, penumpang perlu membawa surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan dengan ketentuan:

  • Hasil Rapid Test negatif COVID-19 maksimal berlaku 14 hari sejak diterbitkan; atau
  • Hasil Reverse Transcription - Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) negatif COVID-19 berlaku maksimal 14 hari sejak diterbitkan; atau
  • Surat keterangan bebas gejala seperti influenza bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas RT-PCR maupun Rapid Test.

4. Bagi penumpang yang melakukan perjalanan internasional menuju Indonesia--selain menuju Denpasar (DPS) dan Balikpapan (BPN), apabila tidak membawa hasil uji PCR akan tetap diizinkan masuk dengan kewajiban mengikuti prosedur PCR dan karantina oleh otoritas setempat sampai hasil PCR diterbitkan.

5. Untuk perjalanan domestik dan internasional di bandara kedatangan Denpasar (DPS), penumpang perlu membawa dokumen sesuai Surat Edaran Gubernur Bali No. 305/GUGASCOVID19/VI/2020, di antaranya:

Surat keterangan sehat dari rumah sakit/laboratorium setempat yang menerangkan bahwa penumpang negatif COVID-19 berdasarkan metode Swab Test/PCR (Polymerase Chain Reaction) atau Rapid Test metode dengan periode perjalanan maksimum 14 hari setelah tes dilakukan.
Form aplikasi untuk memperoleh kode QR sebagai kode verifikasi yang harus ditunjukkan kepada petugas bandara. Form aplikasi tersebut bisa diakses di https://cekdiri.baliprov.go.id.

6. Untuk perjalanan domestik di bandara kedatangan Jakarta (CGK) penumpang perlu membawa dokumen, di antaranya:

  • Penumpang wajib mengisi Corona Likelihood Metric (CLM) pada aplikasi JAKI yang dapat diunduh di App Store maupun Google Play Store, dan menunjukkan QR Code kepada petugas Pemda DKI Jakarta.
  • Surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan dengan ketentuan:

b. Hasil Reverse Transcription - Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) negatif COVID-19 berlaku maksimal 7 hari sejak diterbitkan; atau

c. Surat keterangan bebas gejala seperti influenza bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas RT-PCR maupun Rapid Test.

7. Untuk perjalanan domestik dan internasional di bandara kedatangan Balikpapan (BPN), Samarinda (AAP), dan Kalimarau (BEJ), penumpang perlu mempersiapkan persyaratan sesuai dengan Surat Edaran Walikota Balikpapan Nomor 551.43/0284/Dishub tentang Pengendalian Penumpang/Kedatangan di Pintu Masuk Kota Balikpapan pada Masa Pandemi, di antaranya:

  • Penumpang wajib membawa surat keterangan sehat dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan Rujukan COVID-19 setempat yang menerangkan bahwa penumpang negatif COVID-19 berdasarkan metode Swab Test atau PCR (Polymerase Chain Reaction) dengan periode perjalanan maksimum 7 hari setelah tes dilakukan (tidak menerima hasil uji Rapid Test).
  • Bagi penumpang yang tidak memiliki Fasilitas Pelayanan Kesehatan untuk uji PCR dapat membawa hasil Rapid Test non-reaktif sebanyak 2 kali pemeriksaan dan wajib melakukan isolasi mandiri di Balikpapan selama 14 hari.
  • Seluruh penumpang wajib membawa dokumen lainnya sesuai Surat Edaran Walikota Balikpapan Nomor 551.43/0284/Dishub.
  • Khusus untuk bandara kedatangan Kalimarau (BEJ), mengacu Surat Edaran GTPPC-19 Kabupaten Berau No: 400/200/GTPPCOVID19/SE/2020 berlaku persyaratan tambahan terkait dengan pemeriksaan kesehatan dan ketentuan menjalankan karantina mandiri jika tidak memenuhi persyaratan kesehatan.

8. Untuk perjalanan domestik dan internasional di bandara kedatangan dan keberangkatan Jayapura (DJJ), penumpang perlu mempersiapkan persyaratan sesuai dengan Pengumuman Gubernur Papua No: 440/8611/SET tentang Pencegahan, Pengendalian dan Penanggulangan Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di Provinsi Papua yang dapat ditemukan di sini.

9. Untuk perjalanan domestik dan internasional di bandara kedatangan Gorontalo (GTO), penumpang perlu mempersiapkan persyaratan tambahan sesuai dengan Pengumuman GTPPC-19 Provinsi Gorontalo No: 360/BPBD/413/VI/2020, yaitu Surat Izin Masuk Gorontalo pada aplikasi yang dapat diakses melalui https://covid-19.gorontaloprov.go.id, atau mengunduh aplikasi Sekitar Kita di https://bit.ly/sekitarkita, dengan masa berlaku surat izin yaitu 3 hari.

10. Untuk perjalanan domestik dan internasional di bandara kedatangan Merauke (MKQ), penumpang perlu mempersiapkan persyaratan khusus sesuai dengan Surat DJPU Kantor Unit Penyelenggara Bandara Udara Mopah Merauke No: UM.002/491/VI/MPH-2020, yaitu hasil pemeriksaan Rapid Test harus diterbitkan maksimal 1 hari sebelum tanggal keberangkatan.

11. Untuk perjalanan domestik dan internasional di bandara kedatangan dan keberangkatan Biak (BIK), penumpang perlu mempersiapkan persyaratan khusus sesuai dengan Pengumuman Bupati Biak Numfor No: 550/302, yaitu hasil pemeriksaan Rapid Test harus diterbitkan maksimal 7 hari sebelum tanggal keberangkatan.

12. Untuk perjalanan domestik dan internasional di bandara keberangkatan Manado (MDC), penumpang perlu mempersiapkan persyaratan khusus sesuai dengan Surat Edaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Dinas Kesehatan Daerah No. 440/sekr/1473/VI/2020 tentang Penunjukan Rumah Sakit dan Laboratorium Pelaksana Pemeriksaan Rapid Test Terhadap Pelaku Perjalanan, yaitu pemeriksaan Rapid Test harus dilakukan di:

  • RSUP Prof. DR. R. D Kadou Manado
  • RSU Siloam Hospitals Manado
  • Laboratorium Klinik Prodia Manado

13. Untuk perjalanan domestik di bandara keberangkatan dan kedatangan Timika (TIM), penumpang perlu mempersiapkan persyaratan khusus sesuai Kesepakatan Bersama Bupati Mimika No. 443.1/907, yaitu apabila penumpang tidak membawa surat keterangan bebas COVID-

19, penumpang wajib mengikuti Rapid Test dan PCR (apabila hasil uji Rapid Test terbukti reaktif) dengan biaya sendiri.

14. Untuk perjalanan domestik/internasional di bandara kedatangan dan keberangkatan Ambon (AMQ), penumpang perlu mempersiapkan persyaratan khusus sesuai dengan Surat Edaran pemerintah Kota Ambon Dinas Kesehatan No. 443/1597/Dinkes, yaitu:

Penumpang wajib menyiapkan Surat Izin Keluar Masuk Ambon yang dapat diakses melalui website www.covid-19.ambon.go.id atau www.ambon.go.id/covid-19/
Penumpang yang berangkat dari bandara AMQ dapat melakukan Rapid Test pada Fasilitas Kesehatan berikut:
a. RS Al-Fatah: Jalan Sultan Babullah No. 2
b. RS Sumber Hidup (GPM): Jalan Anthony Rebok No. 11
c. RS Bhakti Rahayu: Jalan Jend. A. Yani, Batu Gajah
d. RS Hative (Otto Kwik): Jalan Leo Wattimena, Passo
e. Laboratorium Klinik Prodia: Jalan Anthony Rebok No. 1 B-C
f. Klinik Kimia Farma: Jalan Diponegoro No. 66

15. Untuk perjalanan internasional menuju semua bandara Malaysia, penumpang diwajibkan mengikuti proses karantina selama 14 hari di stasiun karantina yang telah ditetapkan pemerintah Malaysia dengan biaya mandiri.

16. Mengunduh atau mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat telepon seluler. Aplikasi dapat ditemukan dengan mudah di App Store maupun Google Play Store.

17. Seluruh dokumen harus dibawa termasuk fotokopi untuk dilaporkan pada Petugas Check-In Counter.

18. Mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan atau form Health Alert Card (HAC) secara offline maupun online melalui aplikasi smartphone atau melalui website //sinkarkes.kemkes.go.id/ehac.

19. Penumpang wajib menggunakan masker selama penerbangan maupun di area bandara.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved