Belanja

Tips Hemat Pengeluaran Selama Pandemi Virus Corona

Selain waspada terhadap kesehatan diri agar terhindar dari virus, kamu pun masih harus waspada dalam mengatur keuangan di masa AKB.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Selain waspada terhadap kesehatan diri agar terhindar dari virus, kamu pun masih harus waspada dalam mengatur keuangan di masa AKB. 

Tips Hemat Pengeluaran Selama Pandemi Virus Corona

TRIBUNKALTIM.CO - Kini, masyarakat Indonesia telah memasuki era new normal atau yang disebut juga Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Namun, kamu masih harus waspada karena angka penularan Covid-19 masih cukup tinggi.

Selain waspada terhadap kesehatan diri agar terhindar dari virus, kamu pun masih harus waspada dalam mengatur keuangan di masa AKB.

Meski banyak perusahaan dan berbagai bisnis sudah mulai beroperasi lagi, tak serta merta keuangan perusahaan langsung kembali sehat layaknya sebelum pandemi.

Hal itu sedikit banyak juga masih berdampak pada pemasukan atau gaji setiap bulan, seperti pemotongan gaji pokok, pengurangan berbagai tunjangan termasuk Tunjangan Hari Raya (THR), bahkan ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pun masih rentan terjadi.

Oleh karena itu, kamu pun harus pintar-pintar mengatur gaji bulanan agar tak cepat habis di tengah bulan.

Jika habis di tengah bulan, mau tak mau kamu akan berhutang yang justru memunculnya stres berkepanjangan karena harus gali lubang tutup lubang.

Sebelum itu terjadi, kamu perlu melakukan perubahan finansial agar keuangan bisa lebih sehat dan stabil di era new normal.

Dilansir dari Kompas.com, Sabtu (13/6/2020), yuk simak beberapa tips mengelola gaji bulanan agar bisa hemat dan awet hingga gajian berikutnya yang.

1. Prioritaskan kebutuhan dasar

Berapapun gaji dan pemasukan kamu, buatlah anggaran bulanan dan prioritaskan untuk kebutuhan pokok dan mendasar terlebih dahulu.

Misalnya, anggaran belanja sembako, anggaran kesehatan, transportasi, cicilan rumah, iuran listrik dan kebersihan, serta kebutuhan dasar untuk bayi dan anak-anak.

Setelah kebutuhan dasar tercukupi, baru anggarkan untuk pos belanja konsumtif dan hiburan, seperti baju baru, make up, wisata, dan sebagainya.

Apabila di tengah bulan anggaran buat kebutuhan pokok sudah menipis, coba kurangi alokasi dana untuk kebutuhan lain yang masih bisa ditunda, seperti anggaran beli baju baru.

Pada prinsipnya, kamu harus tetap berhemat dan mematuhi anggaran yang sudah dibuat. Jangan sampai anggaran membengkak, apalagi habis di tengah bulan.

2. Dana darurat dan investasi

Entah sampai kapan pandemi Covid-19 ini terus terjadi. Karena itulah, ada baiknya kamu selalu siaga dan waspada dengan cara menyisihkan gaji bulanan untuk tabungan dana darurat.

Selain dana darurat, kamu sebaiknya juga menyisihkan untuk investasi.

Pikirkan apa yang ingin kamu raih dalam jangka pendek dan jangka panjang, seperti menikah, beli rumah, beli motor, berangkat haji, dan sebagainya.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved