Destinasi Wisata

Mata Air Panas di Balik Batuan Gunung Tikukur Masih Misteri, Jadi Berkah Bagi Warga

Banyak pengunjung berdatangan dari luar untuk melihat langsung dari dekat, apalagi keberadaan mata air panas ini diyakini menyembuhkan penyakit.

Editor: Geafry Necolsen
Tribun Jabar
Kemunculan mata air panas di balik bebatuan Gunung Tikukur, Cipanas, masih menyimpan misteri. Namun keberadaan mata air panas ini justru membawa berkah bagi warga setempat. 

Kini sumber air panas itu, dijadikan lokasi pemandian bagi masyarakat luar kampung itu untuk berobat berbagai penyakit seperti penyakit kulit dan stroke.

"Alhamdulillah, ya air panas ini sebagai perantara saja, dan sudah ada khasiatnya bisa sembuh penyakit gatal-gatal, jadi tempat pengobatan untuk warga luar," ucapnya.

Soal akses, lokasi Pemandian Cipanas Rajamandala ini, letaknya masuk ke kawasan PLTA Saguling. Sekitar dua kilometer dari gerbang PLTA Saguling, keberadaan air panas itu di sebelah kiri.

Dari gapura pintu masuk air panas itu sekitar 500 meteran melewati warung-warung dan pemandian.

Saat Tribun Jabar berkesempatan melihat sumber air panas itu ditutup selembar seng oleh warga sekitar.

Ketua RW 1, Sulayro (63) memperlihatkan kondisi sumber mata air Cipanas itu, yang hingga kini, warga sekitar pun tak tahu asal muasal munculnya air panas tersebut.

Sumber air panas itu berada di atas dua pohon yakni pohon randu dan pohon beringin.

Bebatuan karang pun terlihat di lokasi kawasan pemandian air panas tersebut.

Sulayro mengatakan ia pun masih bingung keberadaan air panas itu, lantaran Gunung Tikukur bukan gunung berapi.

"Ya kan gunung Tikukur ini katanya bukan gunung aktif atau gunung berapi, tapi kuasa Pencipta bisa ada sumber air panas itu," tuturnya.                  

Sumber: Tribun Kaltim

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved