Kuliner

Hari Raya Idul Adha, Jangan Berlebihan Mengonsumsi Daging, Berapa Batas Amannya?

Maklum saja, pada saat hari raya kurban ini, sebagian besar umat muslim memiliki cukup daging sapi untuk dikonsumsi.

Youtube
Ilustrasi. Maklum saja, pada saat hari raya kurban ini, sebagian besar umat muslim memiliki cukup daging sapi untuk dikonsumsi. 

Dalam Healthy Eating, seorang ahli gizi bersertifikat, Reed Mangels, mengatakan bahwa setiap hari Anda membutuhkan sekitar 0,8 hingga 1 gram protein per kilogram dari berat badan. Jadi kalau berat badan Anda 60 kilogram, setiap hari Anda butuh asupan protein sebesar 48-60 gram.

Kemudian, Health Harvard Education merekomendasikan banyaknya daging merah yang aman dikonsumsi sekitar 50 sampai 100 gram (setara 1,8 sampai 3,5 ons daging) per hari. Sebab, mengonsumsi banyak daging yang melebihi kebutuhan bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Dampaknya antara lain meningkatkan risiko penyakit jantung dan kanker usus besar karena daging banyak mengandung lemak jenuh.

Anda bisa membagi porsinya untuk beberapa kali makan. Misalnya makan 35 gram daging di siang hari dan 35 gram daging di sore atau malam hari. Usahakan juga untuk memvariasikan jenis daging yang disajikan agar nutrisinya tetap seimbang dan beragam.

Daging ayam dan daging sapi
Daging ayam dan daging sapi (istimewa)

Bagaimana cara memilih dan makan daging yang sehat?

Sebenarnya yang menjadi perhatian bukan hanya banyaknya daging saja yang bisa dikonsumsi, jenis daging yang dipilih juga penting. Ini memungkinkan Anda untuk tetap makan daging dan kesehatan tubuh tetap terjaga. Cara sehat untuk menikmati daging adalah dengan mengkombinasikan asupan daging; tidak harus selalu daging merah, daging lainnya bisa menjadi alternatif.

Berikut cara makan daging yang sehat, seperti:

  • Jika Anda menyukai daging merah, Anda tetap bisa mengonsumsi daging tersebut tapi dengan menu yang lebih sehat. Misalnya, memilih potongan daging merah tanpa lemak, yaitu terlebih dahulu dipisahkan bagian lemak yang menempel di sisi atau sekeliling daging.
  • Hindari daging olahan atau kemasan yang mengandung bahan pengawet, tinggi lemak jenuh, dan tinggi garam yang bisa merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
  • Alternatif selain daging merah adalah daging putih pada unggas. Potongan kalkun atau ayam mengandung protein yang tinggi dan rendah lemak.
  • Ikan bisa menjadi sumber protein alternatif selain daging dari hewan darat. Ikan tuna dan ikan kakap termasuk golongan ikan tidak berminyak yang rendah lemak dan kalori. Sementara ikan salmon dan makarel termasuk golongan ikan berminyak tinggi lemak dan kalori, tapi kaya manfaat bagi kesehatan.

Selain jenis pilihan daging, cara mengolah daging juga memengaruhi kandungan daging. Pertama, dibanding digoreng, daging lebih baik dipanggang. Jangan lupa, tempatkan bagian yang berlemak di atas alat pemanggang supaya lemak habis terpanggang.

Untuk menghilangkan bagian berlemak, Anda bisa merebus daging kemudian membiarkannya dingin selama beberapa saat. Lalu, buang bagian lemak yang menempel pada daging. Anda bisa menyajikan kembali daging, misalnya dengan ditumis dengan potongan brokoli atau kacang-kacangan.

Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved