Tips dan Trik

Kopi Hitam Bisa Mencegah Kejang pada Bayi, Mitos atau Fakta?

Mitos mengatakan, bahwa memberikan kopi hitam bisa menghindarkan bayi dari kejang karena panas.

net
Menyusui Bayi 

Kopi Hitam Bisa Mencegah Kejang pada Bayi, Mitos atau Fakta?

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - Sebagai orangtua, kamu tentu ingin memberikan yang terbaik untuk si kecil.

Sayangnya, masih banyak informasi yang salah kaprah, sehingga sering berdampak buruk bagi anak dan bayi.

Belum lagi orangtua baru yang kerap mengakses informasi dari sumber yang tidak kredibel.

 Tak Semua Jenis Kopi Baik untuk Kesehatan Tubuh

 Mitos atau Fakta, Kopi Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi?

 Biasa Minum Es Teh Setelah Makan? Sebaiknya Ubah Kebiasaan Ini

Mitos dari keluarga ataupun teman yang disampaikan dari mulut ke mulut juga bisa menjadi salah satu penyebab salah memberikan makanan atau minuman untuk bayi.

Salah satu mitos yang salah kaprah yang masih kerap dilakukan ibu di Indonesia adalah memberikan kopi hitam pada bayi.

Mitos mengatakan, bahwa memberikan kopi hitam bisa menghindarkan bayi dari kejang karena panas. Atas adanya mitos tersebut Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK yang juga peneliti dari ILUNI MKK FKUI dan Chairman Health Collaborative Center mengungkapkan bahwa mitos tersebut sepenuhnya salah.

 Saat Traveling, Mana yang Kamu Pilih, Minum Teh atau Kopi?

 Di Jepang, Ada Larangan Makan Sambil Berjalan untuk Turis

 Hobi Makan Sambil Nonton TV? Kenapa Emangnya?

“Bahwa itu tidak boleh, karena sistem pencernaannya belum bisa mencerna apapun,” ujar Ray saat ditemui di kawasan Mahakam, Jakarta Selatan.

Terlebih pemberian kopi hitam bisa menyebabkan infeksi saluran pencernaan pada bayi. Pasalnya, bayi di bawah usia 6 bulan belum bisa menghasilkan enzim untuk mencerna, sehingga semua zat dalam kopi langsung diserap begitu saja oleh anak.

“Yang paling sering adalah infeksi saluran pencernaan, nec (necrotizing enterocolitis) itu yang bikin tingkat kematian bayi zaman dulu tinggi,” ujar Ray lagi.

Untuk itu kembali lagi pada dasarnya, bayi di bawah usia 6 bulan hanya bisa mencerna cairan baik itu ASI (Air Susu Ibu) maupun susu formula bila dianjurkan oleh dokter. “Bayi itu makanannya hanya ASI eksklusif sampai 6 bulan,” kata Ray.

Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved