Belanja

Jangan Sembarang Pilih Jasa Titip atau Jastip, Barang Pesananmu Berpotensi Disita

Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui, peribahasa tersebut cocok mengambarkan alasan banyak yang membuka jastip.

Youtube
Jasa titip atau jastip 

Jangan Sembarang Pilih Jasa Titip atau Jastip, Barang Pesananmu Berpotensi Disita

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - Jasa titip atau jastip saat ini marak dilakukan saat seseorang pergi berlibur.

Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui, peribahasa tersebut cocok mengambarkan alasan banyak yang membuka jastip.

Sayangnya banyak pelaku jastip yang kurang paham atas peraturan yang telah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Indonesia.

Ada juga yang paham dan kucing-kucingan alias menyiasati berbagai cara agar terbebas dari pajak saat tiba di Indonesia.

Selama ini pemerintah telah menetapkan batas pembebasan bea masuk dan pajak impor (de minimalis value).

Dikutip dari Instagram resmi Ditjen Bea Cukai RI @beacukairi menyatakan, khusus barang bawaan penumpang untuk keperluan pribadi diberikan pembebasan sebesar 500 dollar AS per penumpang atau sekitar Rp 7 juta.

Pembebasan ini diberikan hanya untuk barang keperluan pribadi.

Dilansir dari website resmi Bea Cukai, ketentuan membawa barang-barang dari luar negeri telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 203/PMK.04/2017 tentang Impor Barang yang Dibawa oleh Penumpang, Awak Sarana Pengangkut, Pelintas Batas, dan Barang Kiriman.

Regulasi ini menggantikan ketentuan yang sebelumnya diatur dalam PMK No. 188/PMK.04/2010. Berdasarkan peraturan tersebut, pemerintah Indonesia menetapkan batas bea masuk barang bawaan penumpang sebesar 500 dollar AS per orang dari sebelumnya 250 dollar AS per orang.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved