Kuliner

Seberapa Banyak Porsi Makan Nasi Saat Sarapan? Jangan Hindari Nasi

Jangan menghindari makan nasi atau karbohidrat lainnya ketika sarapan, sebab tubuh Anda membutuhkannya untuk menghasilkan energi.

Shutterstock
Ilustrasi: makan malam 

Untuk mencegah kelaparan saat diet, tubuh akan menghemat energi yang dipakai dengan cara mengurangi jumlah kalori yang dibakar.

Tubuh akhirnya memilih untuk menggunakan energi dari otot sehingga massa otot pun turun. Akibatnya, metabolisme Anda ikut melambat.

Semakin lama Anda membatasi asupan makanan harian, semakin sedikit kalori yang dikeluarkan oleh tubuh. Ini merupakan mekanisme alami tubuh untuk melindungi Anda dari kelaparan.

Mode kelaparan bisa terjadi ketika tubuh sangat sedikit menerima kalori dalam jangka panjang. Akibatnya, tubuh akan membatasi pembakaran kalori dan penurunan berat badan pun tak mungkin tidak akan terjadi.

Kekurangan asupan karbohidrat meningkatkan risiko ketoasidosis yang berbahaya
Banyak yang berkilah bahwa tak perlu-perlu amat makan karbo saat sedang diet karena toh kita masih punya energi cadangan dari lemak tubuh.

Ini ada benarnya.

Ketika Anda tidak melewatkan asupan karbohidrat yang merupakan sumber energi utama, tubuh akan langsung mengambil lemak-lemak cadangan.

Sebagian orang menganggap bahwa hal ini adalah hal baik dan dapat membuat tumpukan lemak berkurang.

Tetapi, sayangnya proses ini akan menghasilkan zat yang dinamakan dengan keton. Zat ini akan otomatis dihasilkan tubuh ketika tubuh tak mendapatkan gula dari makanan.

Saat tubuh terlalu banyak menghasilkan keton, darah Anda akan menjadi asam kemudian terjadi ketoasidosis. Kondisi ini akan menimbulkan berbagai gejala seperti:

  1. Merasa harus terus
  2. Kelelahan
  3. Pusing
  4. Buang air kecil terus-terusan
Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved