Kuliner

Sarapan Pagi Bikin Ngantuk, Ini Mitos atau Fakta?

Pakar gizi Ir. Ahmad Syafiq MSc, PhD menjelaskan, setiap orang memperoleh energi pertama di pagi hari lewat asupan makanan.

HelloSehat
Ilustrasi: Sarapan untuk anak 

Sarapan Pagi Bikin Ngantuk, Ini Mitos atau Fakta?

TRIBUNKLATIM.CO - Tak sedikit orang yang beranggapan, bahwa sarapan pagi akan membuat ngantuk saat beraktivitas.

Apakah kamu termasuk yang meyakini anggapan tersebut? Ternyata, faktanya adalah sebaliknya.

Tidak sarapan, justru menyebabkan kantuk.

Pakar gizi Ir. Ahmad Syafiq MSc, PhD menjelaskan, setiap orang memperoleh energi pertama di pagi hari lewat asupan makanan.

Melewatkan sarapan membuat seseorang kekurangan energi, sehingga tubuh menjadi lemas dan seringkali diikuti kantuk.

 Sarapan Pagi, Perlu atau Tidak? Ini Faktanya

 Ini Akibatnya jika Anak Tidak Sarapan Sebelum ke Sekolah

 Enggan Sarapan karena Takut Gemuk? Faktanya, Sarapan Malah Bikin Kurus

"Tidak benar sarapan menyebabkan ngantuk."

Hal itu diungkapkan oleh Syafiq ketika ditemui pada acara peluncuran Program Edukasi Gizi Gerakan Nusantara 2019 di Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta.

Namun, kita perlu curiga jika kita justru merasakan kantuk setelah sarapan. Menurut Syafiq, tubuh yang kekurangan energi rentan kekurangan zat besi dan kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia.

Sehingga rasa kantuk yang sering muncul setelah sarapan, bisa jadi karena yang bersangkutan mengalami anemia.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved