Traveling

Cerita Gowes Rute Bekasi-Bandung-Jogja, Dengan Sepeda Brompton Tipe Explore

Berpakaian lengkap bersepeda dan helm berkeliling Kota Bekasi. Broder memiliki budaya geseran yaitu gowes sambil cari sarapan.

Tribunnews
FAJAR Tri Widianto (40) mendirikan komunitas Brompton Riders Bekasi (Broder) atas kesukaannya menggunakan Brompton, sepeda lipat legendaris asal London, Inggris. 

Cerita Gowes Rute Bekasi-Bandung-Jogja, Dengan Sepeda Brompton Tipe Explore

TRIBUNKALTIM.CO, BEKASI - Semenjak pandemi covid-19 atau Corona menerpa negara Indonesia, warga masyarakat mulai mengalihkan gaya hidup. 

Biasa menggunakan sepeda motor atau mengandalkan kendaraan bermotor lainnya, kini mulai banyak orang sudah mengalihkan aktivitas geraknya menggunakan sepeda kayuh. 

Satu contohnya di Bogor, ada kumpulan orang-orang yang gandrung memakai sepeda, jumlah penggunanya semakin banyak sejak wabah Corona atau covid-19.  

 

Ia pun rela merogoh kocek puluhan juta demi kenyamanan dalam bersepeda.

Berpakaian lengkap bersepeda dan helm berkeliling Kota Bekasi. Broder memiliki budaya geseran yaitu gowes sambil cari sarapan.

Fajar bercerita awal mula didirikannya Broder yaitu tempat berkumpul antarsesama pengguna sepeda
yang harganya selangit itu.

Biasanya setiap Minggu pagi, Fajar bersepeda bersama sejumlah anggota Broder menggunakan Brompton.

Di antara mereka ada yang rela merogoh kocek, mulai dari puluhan juta sampai seratusan juta rupiah untuk memiliki sepeda Brompton.

Fajar, misalnya, menggunakan Brompton Explore Edition yang harganya mencapai puluhan juta rupiah.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved