Transportasi

Biaya Rapid Test Lebih Mahal dari Harga Tiket Kapal? Begini Komentar Ketua Asosiasi Pemilik Kapal

Ketua Umum INSA, Carmelita meminta, agar biayanya tidak melebihi harga tiket kapal.

Editor: Geafry Necolsen
Tribun Kaltim
ILUSTRASI - Kapal laut milik PT Pelni bersandar di kawasan Pelabuhan Semayang Balikpapan, Kalimantan Timur. (TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN) 

Kesepakatan kedua belah pihak dilaksanakan di Gedung DPRD Kaltara, Jl Kolonel Soetadji, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Selasa (23/6/2020) sore.

Bukan hanya itu, salah satu kesepakatan lainnya, yakni speedboat reguler akan beroperasi mulai pukul 08.00 Wita sampai 15.00 Wita. Sedangkan speedboat non reguler akan beroperasi di luar jam operasional speedboat reguler, kecuali jika melayani Carter.

Ketua DPRD Kaltara, Norhayati Andris, yang memimpin rapat dengar pendapat antara kedua belah pihak, mengaku bersyukur karena telah menuai kesepakatan.

Apalagi RDP sudah digelar dua hari berturut turut hingga sore hari. "Kita hanya mengakomodir keinginan dari kedua belah pihak, serta bisa diterima dengan baik. Mudah-mudahan menjadi pedoman dalam menjalankan aktivitas masing-masing, baik speedboat reguler dan non reguler," kata Norhayati Andris, kepada TribunKaltim.co, Selasa sore.

Baca Juga: 60 Km Jalan Tol Menuju Ibu Kota Negara di Penajam akan Dibangun, Ground Breaking Desember 2020

Politisi PDIP itu juga mengapresiasi kebesaran hati kedua belah pihak, sehingga kesepakatan bisa tercapai. "Kedua belah pihak tentunya harus tetap mengedepankan protokol kesehatan saat beroperasi. Kita harus bersama-sama dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kaltara," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Gapasdap Kaltara, Sabar, mengaku siap melaksanakan kesepakatan bersama itu. "Pengusaha moda trasnportasi speedboat reguler dan non reguler bersedia diberi sanksi tegas sesuai undang-undang, jika terbukti melanggar penerapan protokol kesehatan," ujarnya.

Terpisah, Dandim 0903 Tanjung Selor, Kolonel Inf Aswin Kartawijaya, yang turut hadir dalam RDP, juga mengapresiasi kesepakatan kedua belah pihak.

Baca Juga: Kementerian Agama Terbitkan Panduan Layanan Menikah di Situasi New Normal Covid-19

Baca Juga: Cara Atasi Trauma Hilangkan Rasa Sedih ala Psikolog, Berangkat dari Curhatan Wanita Gagal Menikah

Aswin mengaku siap membantu Polri dan elemen terkait lainnya, agar moda transportasi di Kaltara bisa berjalan lancar dan tetap menaati protokol kesehatan.

Sekadar diketahui, speedboat non reguler biasanya berukuran lebih kecil dibanding speedboat reguler, yang bisa memuat puluhan penumpang. Perbedaan lainnya, seedboat reguler bersandar di Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor.

Sumber: Tribun Kaltim

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved