Transportasi

Biaya Rapid Test Lebih Mahal dari Harga Tiket Kapal? Begini Komentar Ketua Asosiasi Pemilik Kapal

Ketua Umum INSA, Carmelita meminta, agar biayanya tidak melebihi harga tiket kapal.

Editor: Geafry Necolsen
Tribun Kaltim
ILUSTRASI - Kapal laut milik PT Pelni bersandar di kawasan Pelabuhan Semayang Balikpapan, Kalimantan Timur. (TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN) 

Dalam hal protokol kesehatan, perusahaan pelayaran sudah menerapkan protokol tersebut dengan adanya ketentuan bagi karyawan yang bekerja di rumah dan sebagian bekerja di kantor.

"Selain itu juga dalam menghadapi adaptasi kenormalan baru, operator telah berinovasi mengembangkan aplikasi dan sistem IT untuk jasa melacak kargo dan merekap informasi kapal," ujarnya.

Kemudian Carmelita mengungkapkan, industri pelayaran juga sudah melakukan otomasi dokumen dan jadwal pelayaran dan masing-masing perusahaan sudah membuat digitalisasi tiket dan pemesanan secara online.

Pengusaha Speedboat Setuju Rapid Test

Di tempat terpisah. Berita sebelumnya. Pengusaha moda transportasi speedboat reguler dan non reguler di Kalimantan Utara ( Kaltara ), sepakat untuk menerapkan protokol kesehatan dalam beroperasi.

Prosedur protokol kesehatan yang dimaksud, yakni penggunaan rapid test terlebih dahulu bagi calon penumpang speedboat.

Baik speedboat reguler atau non reguler yang ada di Kalimantan Utara dalam rangka melawan atau menangkal penyebaran covid-19 atau virus Corona. 

Hal itu merupakan salah satu kesepakatan antara pengusaha speedboat yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap), bersama Asosiasi Pengusaha Speedboat Non Reguler.

Baca Juga: Begini Upaya Pemkot Balikpapan Setelah Ada PNS Terkonfirmasi Positif Covid-19

Baca Juga: Tanpa Berharap Developer dan Pemerintah, Warga Pesona Bukit Batuah Balikpapan Semenisasi Ujung Gang

Sumber: Tribun Kaltim

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved