Transportasi

Banyak Dikeluhkan Pengguna Transportasi Umum, Kemenhub Ajukan Subsidi Biaya Rapid Test

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, pihaknya telah meminta Kementerian Keuangan untuk memberikan subsidi rapid test bagi masyarakat.

TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
Wakapolresta Balikpapan AKBP Sebril Sesa ikut serta menjalani rapid test bersama jajarannya di Mapolresta Balikpapan, Kota Balikpapan Kalimantan Timur pada Selasa (30/6/2020). 

Banyak Dikeluhkan Pengguna Transportasi Umum, Kemenhub Ajukan Subsidi Biaya Rapid Test

TRIBUNKALTIM.CO - Biaya rapid test dikeluhkan masyarakat yang ingin bepergian menggunakan transportasi umum di masa pandemi Virus Corona atau covid-19.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pun mencoba mencari solusi persoalan ini dengan Kementrian Keuangan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, pihaknya telah meminta Kementerian Keuangan untuk memberikan subsidi rapid test bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan.

Khususnya pengguna transportasi umum.

 

Sebab, saat ini mahalnya biaya rapid test menjadi keluhan masyarakat, yang bahkan harganya bisa lebih mahal dari ongkos penggunaan transportasi umum.

"Kami sedang minta Kementerian Keuangan agar rapid test ini diberikan subsidi kepada mereka yang melakukan perjalanan," ungkapnya dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI, Rabu (1/7/2020).

Dia mengatakan, pada dasarnya persoalan rapid test merupakan kewenangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19.

Namun, pihaknya tetap memberikan masukan kepada Gugus Tugas terkait kondisi di lapangan.

"Kami bekerja sama, Insya Allah dengan gugus tugas kami mempunyai kinerja yang cukup baik," katanya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved