Travel Alert

Balikpapan Bukan Lagi Zona Merah, Walikota: Kita Harus Lebih Waspada dan Sadar

Namun sebagai traveler, Anda diingatkan untuk waspada. Pasalnya, jumlah kasus positif Corona di Kota Balikpapan terus meningkat.

Balikpapan Bukan Lagi Zona Merah, Walikota: Kita Harus Lebih Waspada dan Sadar
Tribun Kaltim/BUDI SUSILO
Salah satu pusat perbelanjaan di Kota Balikpapan 

Balikpapan Bukan Lagi Zona Merah, Walikota: Kita Harus Lebih Waspada dan Sadar

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kota Balikpapan tidak hanya dikenal sebagai penghasil minyak, namun juga memiliki banyak destinasi wisata alam, wisata sejarah, wisata kuliner hingga wisata belanja.

Namun sebagai traveler, Anda diingatkan untuk waspada. Pasalnya, jumlah kasus positif Corona di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur kian hari terus meningkat.

Lonjakan kasus covid-19 yang drastis itu kebanyakan berasal dari karyawan migas luar daerah.

Namun ternyata ini menjadi masalah tersendiri bagi Kota Minyak, julukan Kota Balikpapan. Pasalnya dengan jumlah kasus yang telah melebihi angka 150 ini membuat Kota Balikpapan tak lagi berstatus Zona Merah.

Artinya ini menjadi tanda warning bagi pemerintah maupun masyarakat Kota Balikpapan untuk lebih waspada.

"Ya harus diterima apapun statusnya, supaya mengingatkan kepada kita, apapun itu rumusnya itu baik saja, supaya mengingatkan kepada masyarakat," ujar Walikota Balikpapan Rizal Effendi, Selasa (30/6/20).

Bahwasannya saat ini wilayah Kota Balikpapan sudah menjadi zona hitam menurutnya ini menjadi pengingat.

"Sudah bukan lagi zona merah tapi zona hitam. Saya kira kita harus lebih waspada dan sadar," ujar Walikota Balikpapan Rizal Effendi

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty yang saat itu mendampinginya justru mengaku belum mengetahui hal ini.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved