Travel Alert

Viral, Pasien Positif Virus Corona Jalan Pakai Ojol, Begini Respon Dinas Kesehatan

Bukannya mengisolasi diri, seorang pasien positif Virus Corona asal Kota Prabumulih, Sumatera Selatan malah keluar rumah naik ojek online atau ojol.

Editor: Geafry Necolsen
Shutterstock
Ilustrasi tranportasi online 

Viral, Pasien Positif Virus Corona Jalan Pakai Ojol, Begini Respon Dinas Kesehatan

TRIBUNKALTIM.CO - Kejadian viral di WhatsApp, pasien positif Virus Corona jalan pakai ojol, Dinkes langsung beri respon begini.

Kebijakan isolasi mandiri yang diterapkan Pemerintah disalahgunakan pasien positif Virus Corona.

Kejadian pasien positif covid-19 berjalan menggunakan ojol ini viral di WhatsApp.

Bukannya mengisolasi diri, seorang pasien positif Virus Corona asal Kota Prabumulih, Sumatera Selatan malah keluar rumah naik ojek online atau ojol.

Pasien perempuan bernomor 09 tersebut diketahui hendak menuju rumah orangtuanya.

 

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan covid-19 Sumatera Selatan, Yusri membenarkan perginya pasien positif tersebut dari rumah dengan menggunakan ojek.

Pasien 09 tersebut, kata dia, tertular dari pasien 02 yang telah dinyatakan meninggal dunia pada Senin (23/3/2020).

Pasien itu memang tak dikarantina di rumah sakit dan hanya menjalani isolasi mandiri di rumah.

Penyebabnya, kata Yusri, pasien tidak memiliki gejala.

Keluar naik ojek

Namun tak disangka, bukannya mengkarantina diri, pasien itu malah nekat keluar naik ojek.

Kabar keluarnya pasien dari rumah menuju rumah orangtuanya itu dengan cepat menyebar melalui grup WhatsApp.

Yusri memastikan, pasien itu kini telah dijemput untuk diisolasi di rumah sakit.

"Info terakhir sudah dijemput PSC Dinkes untuk menjalani isolasi di rumah sakit," kata dia.

Kini, ojek pangkalan yang mengantar pasien positif itu pun telah menjalani pemeriksaan untuk mengetahui apakah ia terpapar atau tidak.

3 pasien tak diisolasi di RS

Berdasarkan data, ada tiga pasien positif Virus Corona di Prabumulih.

Pasien tersebut yakni pasien perempuan bernomor 09 (42), pasien laki-laki bernomor 10 (62) dan pasien bernomor 11 (60).
Ketiganya merupakan satu keluarga.

Mereka diduga tertular Virus Corona dari pasien 02 yang kini telah meninggal dunia.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved