Transportasi

Speedboat di Kaltara Terapkan Protokol Covid-19, Penumpang Wajib Rapid Test

Prosedur protokol kesehatan yang dimaksud, yakni penggunaan rapid test terlebih dahulu bagi calon penumpang speedboat.

Tribun Kaltim
Prosedur protokol kesehatan yang dimaksud, yakni penggunaan rapid test terlebih dahulu bagi calon penumpang speedboat. 

Pengusaha Speedboat Kaltara Sepakat Terapkan Protokol Covid-19, Penumpang Wajib Rapid Test

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pengusaha moda transportasi speedboat reguler dan non reguler di Kalimantan Utara ( Kaltara ), sepakat untuk menerapkan protokol kesehatan dalam beroperasi.

Prosedur protokol kesehatan yang dimaksud, yakni penggunaan rapid test terlebih dahulu bagi calon penumpang speedboat.

Baik speedboat reguler atau non reguler yang ada di Kalimantan Utara dalam rangka melawan atau menangkal penyebaran covid-19 atau virus Corona

Kesepakatan kedua belah pihak dilaksanakan di Gedung DPRD Kaltara, Jl Kolonel Soetadji, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Selasa (23/6/2020) sore.

Bukan hanya itu, salah satu kesepakatan lainnya, yakni speedboat reguler akan beroperasi mulai pukul 08.00 Wita sampai 15.00 Wita. Sedangkan speedboat non reguler akan beroperasi di luar jam operasional speedboat reguler, kecuali jika melayani Carter.

Ketua DPRD Kaltara, Norhayati Andris, yang memimpin rapat dengar pendapat antara kedua belah pihak, mengaku bersyukur karena telah menuai kesepakatan.

Apalagi RDP sudah digelar dua hari berturut turut hingga sore hari. "Kita hanya mengakomodir keinginan dari kedua belah pihak, serta bisa diterima dengan baik. Mudah-mudahan menjadi pedoman dalam menjalankan aktivitas masing-masing, baik speedboat reguler dan non reguler," kata Norhayati Andris, kepada TribunKaltim.co, Selasa sore.

Politisi PDIP itu juga mengapresiasi kebesaran hati kedua belah pihak, sehingga kesepakatan bisa tercapai. "Kedua belah pihak tentunya harus tetap mengedepankan protokol kesehatan saat beroperasi. Kita harus bersama-sama dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kaltara," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Gapasdap Kaltara, Sabar, mengaku siap melaksanakan kesepakatan bersama itu. "Pengusaha moda trasnportasi speedboat reguler dan non reguler bersedia diberi sanksi tegas sesuai undang-undang, jika terbukti melanggar penerapan protokol kesehatan," ujarnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved