Tips dan Trik

Tips Sterilisasi Peralatan Menyusui dan Makan Bayi di Tengah Pandemi Virus Corona

Terlebih lagi, saat ini virus corona telah mewabah di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Karena itu, menjaga agar peralatan bayi tetap steril perlu

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Ilustrasi, perlengkapan menyusui dan makan bayi harus tetap steril untuk mencegah bayi terkena penyakit. 

Tips Sterilisasi Peralatan Menyusui dan Makan Bayi di Tengah Pandemi Virus Corona

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - Bayi sangat rentan terserang penyakit, karena imun tubuh bayi berbeda dengan orang dewasa.

Terlebih lagi, saat ini virus corona telah mewabah di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Karena itu, menjaga agar peralatan bayi tetap steril perlu dilakukan.

Banyak yang mengira mencuci peralatan menyusui dan makanan bayi dengan air sabun biasa sudah cukup, tetapi ternyata peralatan tersebut juga perlu disterilisasi.

Menurut dokter spesialis anak, dr Melanie Yudiana Iskandar, sterilisasi alat menyusui diharuskan setidaknya enam bulan pertama.

"Setelah enam bulan pertama, orang tua akan memperkenalkan makanan pendamping ASI (MPASI).

Peralatan makan anak, seperti piring dan sendok, haruslah di sterilisasi," kata Melanie dalam rilis bertajuk Philips Dukung Orangtua untuk Memenuhi Nutrisi dan Proteksi Higienis Bayi.

Hal ini dilakukan untuk memastikan anak selalu sehat dan tidak mudah sakit. Sterilisasi dapat dilakukan hingga anak berusia 12 bulan.

Anda tetap higienis, ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh orangtua.

1. Merebus peralatan makan dan menyusui

Sumber: Tribun Kaltim

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved