Pariwisata

Tempat Wisata di Penajam Paser Utara Boleh Buka, Asalkan Ikuti Syarat Ini

Menyambut new normal di kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) seluruh aktivitas dan pusat ekonomi kembali dibuka

Editor: Geafry Necolsen
Galamedia
Kabupaten Penajam Paser Utara 

Tempat Wisata di Penajam Paser Utara Boleh Buka, Asalkan Ikuti Syarat Ini

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Menyambut new normal di kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) seluruh aktivitas dan pusat ekonomi kembali dibuka, namun tetap dengan protokol kesehatan standar pencegahan covid-19.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati PPU, Hamdam kepada TribunKaltim.co.

Dikatakan Hamdam, terkait new normal juga sudah diinromasikan pemerintah melalui surat edaran bupati PPU yang dikeluarkan sekitar sepekan yang lalu, sehingga aktivitas di Benuo Taka kembali di normalkan dengan syarat tetap menerapkan protokol kesehatan yang ditentukan.

“Termasuk hiburan malam, pokoknya kalau new normal ini kan semua buka tapi dengan protokoler,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam new normal tersebut, sarana sosial, sarana umum, sarana ibadah atau lebih tepatnya area publik harus dibuka semua dan saat ini dirinya menilai masyarakat sudah mulai sadar dengan protokol kesehatan tersebut, salah satunya dalam hal penggunaan masker.

“Saya kira masyarakat sudah sadar kok, masing-masing mereka kan sudah memiliki masker,” tuturnya.

Namun ucap dia, pemerintah tetap perlu menyiapkan masker ditempat-tempat umum seperti pasar, pelabuhan, terminal dan tempat ibadah, sehingga jika didapati warga yang tidak menggunakan masker, maka pemerintah bisa langsung memberikan ke warga tersebut.

“Kalau tidak diberikan berarti harus ada sikap tegas, seperti tidak membiarkan warga kumpul-kumpul tanpa masker,” tegasnya.

Senada dengan Wabup PPU, Sekretaris Daerah PPU, Tohar juga meminta tempatnobjek wisata yang buka untuk tetap menjalankan protokol kesehatan.

“Bisa dipelajari untuk protokol kesehatan di tempat wisata, kan ada itu dari masing-masing kementerian,” tuturnya.

Ia menambahkan, diakuinya, saat ini pemerintah cukup sulit mengendalikan warga yang ingin menikmati wisata, tapi ia meminta para pengunjung tersebut tetap tidak lengah untuk perlindungan kesehatan pribadi.

“Secara resmi belum kita umumkan, tapi sepanjang memenuhi protokol kesehatan saya kira sah-sah saja,” tutupnya.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved