Travel Alert

Pasar Tradisional Rentan Penyebaran Virus Corona, Berikut Penjelasan Dokter Reisa

Saat ini pasar tradisional menjadi tempat yang patut diawasi terkait penyebaran Virus Corona alias covid-19.

Tribun Kaltim/GEAFRY NECOLSEN
Ilustrasi. Pedagang sayuran di pasar tradisional 

Pasar Tradisional Rentan Penyebaran Virsu Corona, Berikut Penjelasan Dokter Reisa

TRIBUNKALTIM.CO - Tim komunikasi publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 Reisa Broto Asmoro atau dokter Reisa, ungkap sebab pasar tradisional rentan penyebaran Virus Corona, Pemerintah tak tinggal diam.

Saat ini pasar tradisional menjadi tempat yang patut diawasi terkait penyebaran Virus Corona alias covid-19.

Hal ini berdasarkan laporan Reisa Broto Asmoro yang mengatakan, ada lebih dari 400 pedagang pasar tradisional yang telah terinfeksi covid-19.

"Lebih dari 400 pedagang di 93 pasar tradisional telah terinfeksi covid-19 menurut tes cepat yang dilakukan oleh beberapa Pemerintah daerah," ujar Reisa Broto Asmoro dalam konferensi pers di Graha BNPB, Sabtu (13/6/2020) mengutip Kompas.com.

Dia melanjutkan, di tengah pandemi, pasar tradisional termasuk dalam kategori tempat yang rentan menjadi lokasi penularan covid-19.

Sebab, ada banyak sekali orang yang datang dari berbagai tempat.

Kondisi itu seringkali menjadikan pasar penuh sesak.

"Kemudian, kebersihan yang kurang terjaga, dan standar sanitasi dan higienis yang belum ketat, membuat pasar menjadi tempat yang berisiko," tutur Reisa Broto Asmoro.

Menurut data dari hasil survei profil pasar tahun 2018 Badan Pusat Statistik (BPS), ada lebih dari 14.000 pasar tradisional di Indonesia.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved