Travel Alert

Masih dalam Zona Merah, PSBB di Surabaya Tidak Diperpanjang

angka kasus positif di ketiga wilayah ini masih tinggi, dengan jumlah kasus positif di Sidoarjo mencapai 775, Gresik sebanyak 219, dan Surabaya 3.360

Alinea
Penerapan PSBB di Kota Surabaya tak mampu membendung penyebaran virus corona 

Masih dalam Zona Merah, PSBB di Surabaya Tidak Diperpanjang

TRIBUNKALTIM.CO - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan keputusan dihentikannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) adalah kewenangan kepala daerah.

Seperti diketahui, wilayah Gresik, Sidoarjo, dan Surabaya sebelum ini menerapkan PSBB untuk memutus penyebaran Virus Corona ( covid-19).

Setelah PSBB tahap ketiga, ketiga daerah tersebut sepakat untuk tidak memperpanjang.

Meskipun begitu, angka kasus positif di ketiga wilayah ini masih tinggi, dengan jumlah kasus positif di Sidoarjo mencapai 775, Gresik sebanyak 219, dan Surabaya 3.360 per Senin (8/6/2020).

Khofifah menyebutkan keputusan untuk tidak memperpanjang PSBB adalah pertimbangan masing-masing kepala daerah.

Sebagai gantinya, daerah-daerah tersebut akan menerapkan protokol kesehatan tertentu.

"Mereka akan menyiapkan format yang menurut mereka akan memiliki efektivitas di dalam pemutusan mata rantai penyebaran covid-19," jelas Khofifah, dalam tayangan Apa Kabar Indonesia Malam di TvOne, Senin (8/6/2020).

"Misalnya di Gresik mereka menyiapkan penegakan protokol kesehatan," lanjutnya.

Sebelumnya para kepala daerah yang bersangkutan telah mengadakan rapat dengan Tim Gugus Tugas covid-19.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved