Kuliner

Mana yang Lebih Bahaya Kesehatan, Kebanyakan Gula Atau Kebanyakan Garam?

Baik gula dan garam masing-masing memang punya risikonya sendiri bagi tubuh Anda. Namun, di antara keduanya, sebenarnya mana yang lebih parah?

Shutterstock
Menambahkan garam ke dalam masakan 

Mana yang Lebih Bahaya Kesehatan, Kebanyakan Gula Atau Kebanyakan Garam?

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - Anda mungkin sudah sering dengar kalau kebanyakan makanan yang manis atau asin berbahaya buat kesehatan.

Baik gula dan garam masing-masing memang punya risikonya sendiri bagi tubuh Anda. Namun, di antara keduanya, sebenarnya mana yang lebih parah?

Apakah kebanyakan gula atau kebanyakan garam? Tenang, berikut ini adalah pertimbangan dari para ahli yang harus dicatat baik-baik.

Kenapa tubuh kita perlu gula dan garam?

Ilustrasi: Makanan berlemak
Ilustrasi: Makanan berlemak (net)

Gula dibutuhkan manusia sebagai sumber karbohidrat sederhana. Karbohidrat diperlukan untuk menghasilkan kalori (energi).

Energi sendiri digunakan untuk menjalankan bermacam-macam tugas. Misalnya fungsi kognitif otak, fungsi sistem pencernaan, dan fungsi gerak tubuh.  

Sementara itu, zat mineral bernama natrium yang terkandung dalam garam dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Pada dasarnya, kelebihan asupan apa pun tak baik buat kesehatan Anda. Akan tetapi, tak ada salahnya untuk mencari tahu perbandingan bahaya antara pola makan kebanyakan gula dan kebanyakan garam.  

Bahaya kebanyakan garam

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved