Haji & Umrah

Arab Saudi Terapkan Lockdown, Jadi Salah Satu Alasan Tertundanya Ibadah Haji

Sejak Selasa (12/5/2020) lalu, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi akan memberlakukan jam malam nasional sepanjang hari selama libur Idul Fitri.

Thinkstock
Ilustrasi. Ibadah haji dan umrah 

Namun, meski begitu, aturan ketat masih berlaku untuk menahan laju penyebaran virus Corona.

Para pembeli harus diperiksa suhu tubuhnya di pintu masuk mal.

Jika ada yang suhu tubuhnya lebih dari 38 derajat Celsius, maka dia harus segera dibawa ke pusat medis terdekat.

Dikutip dari Arab News, juru bicara Menteri Perdagangan dan Investasi Arab Saudi, Abdulrahman Al-Hussein, mengatakan, "Perusahaan komersil diwajibkan untuk mengecek suhu tubuh para pelanggan dan pegawai mereka sebelum jadwal kerja mereka."

"Tidak diperkenankan untuk mencoba produk kosmetik dan parfum, serta elevator ditutup dan menerapkan tanda social distancing di lantai."

Selain itu, anak di bawah 15 tahun tidak diperkenankan masuk ke pusat perbelanjaan.

Begitu pun orang lanjut usia dan orang dengan penyakit kronis seperti sakit jantung, paru-paru, ginjal, dan imunitas diminta untuk tetap tinggal di rumah.

Meski telah longgar, kafe dan restoran masih ditutup, begitu pun ruang ganti pakaian dan tempat saalat.

Umrah
Umrah (Shutterstock)

Teknik uji virus yang variatif kunci dari longgarnya aturan batasan selama Ramadan

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Saudi telah melacak dan mengobati kasus penyakit virus Corona melalui ragam teknik pengujian virus.

Hal itu yang memungkinkan Kerajaan Saudi melonggarkan lockdown atau pembatasan tertentu selama Ramadan.

Juru bicara kementerian kesehatan, Dr Mohammed Al-Abd Al-Aly, mengatakan, "Kami menandai area geografis atau area penduduk yang memiliki kemungkinan besar penyebaran virus."

"Mereka ditangani dengan menerapkan tindakan-tindakan pencegahan yang kemudian diperlakukan sebagai area terkonsentrasi."

"Pada akhirnya akan melindungi daerah di sekitar mereka."

Evaluasi area dan wabah virus sedang terus dilakukan.

Al-Aly menambahkan, "Setiap kita merasa perlu meningkatkan tindakan pencegahan pada area tertentu atau pun menguranginya, semua akan bergantung pada hasil evaluasi tersebut."

Ikuti kami di
Editor: Server
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved